advertisement

6 Jenis Makanan yang Meningkatkan Kesuburan Wanita

Berikut ini 6 jenis makanan yang meningkatkan kesuburan wanita

judi

FENOMAGZ – Terdapat banyak jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi ketika pasangan Anda atau Anda sedang hamil yang sering Anda atau pasangan Anda dengar. Tetapi bagaimana jika Anda atau pasangan Anda sedang mencoba untuk meningkatkan kesuburan agar bisa hamil? Makanan seperti apa yang bisa meningkatkan fertilitas Anda dan pasangan Anda?

Baca juga: Apakah Inverted Nipple Sering Terjadi Pada Ibu Hamil Dan Yang Sedang Menyusui?

Berikut ini 6 jenis makanan yang meningkatkan kesuburan wanita:

Kacang-kacangan

Peneliti di Harvard School of Public Health meneliti 19.000 orang wanita yang sedang mencoba hamil dan menemukan bahwa wanita yang lebih sering mengonsumsi daging-dagingan serta sumber protein hewani lainnya memiliki kemungkinan 39% lebih besar untuk mengalami ketidaksuburan. Sementara wanita yang lebih sering mengonsumsi protein nabati, atau protein yang berasal dari tumbuhan, memiliki kemungkinan mengalami masalah terkait kesuburan yang lebih sedikit. Cobalah masukkan kacang-kacangan dalam menu harian Anda seperti misalnya kacang kedelai dan olahannya yaitu tempe, tahu, serta susu kedelai.

Sayuran hijau

Sayuran-sayuran hijau seperti bayam, selada (terutama selada romaine), brokoli, kale, dan sayuran berdaun hijau gelap lainnya tinggi akan folat dan vitamin B. Beberapa penelitian menyatakan bahwa dua jenis zat gizi ini, folat dan vitamin B, dapat meningkatkan ovulasi. Tidak hanya bagi perempuan, sayuran berdaun hijau juga baik dikonsumsi oleh laki-laki, karena kandungan folat ternyata bisa meningkatkan kualitas sperma menjadi lebih sehat sehingga menurunkan kemungkinan terjadinya keguguran atau masalah genetis lainnya pada janin. Suatu penelitian yang dilakukan oleh University of California Bekerley’s Public School of Health meneliti 97 pria yang tidak merokok dan tidak penah memiliki masalah dengan kesuburan sebelumnya. Dan, mereka yang mengonsumsi lebih banyak folat mengalami penurunan jumlah sel sperma abnormal sebanyak 20%.

Whole grain

Makanan yang terbuat dari whole grain merupakan jenis makanan yang tergolong dalam jenis karbohidrat kompleks. Karbohidrat kompleks lebih lama dicerna oleh tubuh sehingga membantu menjaga kestabilan gula darah serta insulin. Hal ini baik bagi sistem reproduksi, karena jika kadar insulin naik maka produksi hormon yang berhubungan dengan reproduksi akan terganggu.

Minyak zaitun

Minyak zaitun kaya akan lemak tidak jenuh. Lemak tidak jenuh dalam tubuh dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin sehingga mengontrol kadar gula dalam darah. Selain itu lemak tidak jenuh juga mengurangi terjadinya inflamasi di dalam tubuh. Inflamasi pada tubuh Anda akan menyebabkan terganggunya proses ovulasi, pembuahan, bahkan menyebabkan masalah saat pertumbuhan dan perkembangan embrio.

Ikan-ikanan

Terutama ikan laut dalam (seperti salmon, tuna, mackerel) yang kaya akan omega 3 dapat meningkatkan kesuburan. Asam lemak omega 3 bisa membantu regulasi hormon reproduksi serta memperlancar peredaran darah ke organ reproduksi. Carilah jenis ikan-ikanan yang kaya akan asam lemak omega 3, biasanya ikan-ikan yang ditangkap liar (bukan ikan hasil ternak di kolam atau tambak) akan memiliki nilai gizi yang lebih baik kualitasnya.

Es krim dan yogurt

Teori ini berasal dari Nurses’ Health Study, suatu penelitian jangka panjang yang dilakukan terhadap 238.000 orang wanita yang berprofesi sebagai perawat berusia 30-55 tahun. Salah satu faktor yang diteliti adalah diet dan pola makan. Penelitian ini mengungkapkan bahwa beberapa jenis makanan dalam diet ternyata berpengaruh terhadap ovulasi dan bisa meningkatkan kemungkinan untuk hamil. Salah satunya adalah konsumsi es krim, whole milk, dan yoghurt. Konsumsi produk-produk tersebut bukan dalam jenis low fat atau skim ternyata dapat meningkatkan kesuburan. (fmz/bb)

Comments
Loading...