Jenis Pewarna Makanan Paling Berbahaya

Makanan yang memiliki warna pasti akan sangat menarik untuk dilihat namun ternyata makanan yang mengandung warna makanan bisa berbahaya

 

Fenomagz – Makanan adalah salah satu hal yang wajib dikonsumsi oleh setiap orang. Kebutuhan makanan merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari karena untuk memberikan sumber tenaga dan energy. Semakin berkembangnya jaman. Pembuatan makanan semakin canggih dan banyak yang berinovasi dengan makanan yang diproduksi mulai dari bahan makanan sampai dengan makanan yang menggunakan bahan pengawet untuk makanan. Tak jarang banyak makanan yang menggunakan pewarna makanan untuk membuat makanan semakin menarik dan unik.

Beberapa makanan yang sudah diwarnai memang menggunakan bahan pewarna yang menggunakan pewarna makanan yang berbahaya. Berikut ini adalah beberapa pewarna makanan yang berbahaya untuk makanan dan dikonsumsi.

Pewarna jenis Red 40,  FDA atau bahan pengawas makanan di Amerika sudah lama menyatakan bahwa Red 40 mampu membahayakan kesehatan. Red 40 berisi benzidene, zat karsinogen yang sudah terkenal.

Jenis pewarna blue 1, Blue 1 adalah pewarna makanan yang berfungsi untuk memberi warna biru. Berbeda dengan zat pewarna biru pada makanan, Blue 1 bisa menyebabkan kerusakan sel-sel saraf, kerusakan kromosom, memancing reaksi alergi, hingga pencetus kanker.

Jenis pewarna yellow 5, Yellow 5 atau yang juga dikenal dengan sebutan tartrazine ini bisa menyebabkan efek yang parah pada kesehatan tubuh, termasuk memancing alergi serta kerusakan sel.

Pewarna jenis yellow 6, FDA sendiri mencurigai Yellow 6 mampu menyebabkan kanker testis dan tumor adrenal. Sementara bagi anak-anak, Yellow 6 bisa menimbulkan reaksi alergi dan memperburuk asma.  Yellow 6 mampu menjadi hiperaktif atau malah mudah gelisah. Sehingga sangat disarankan untuk menjauhkan anak-anak dari makanan yang mengandung pewarna Yellow 6.

Pewarna jenis caramel, Terkadang mengonsumsi makanan dengan zat pewarna buatan seperti contoh di atas memang sulit untuk dihindaroi. FDA sendiri menyarankan agar konsumsi zat di atas tak lebih dari 4 miligram setiap harinya.

Buat Fenomen yang suka mengkonsumsi makanan yang berwarna sebaiknya mengetahui jenis pewarna yang digunakan oleh makanan agar tidak mengalami bahaya yang tidak diinginkan oleh tubuh.(FMZ/AS)

Comments
Loading...