advertisement

4 Tanda Masalah Kelamin Pada Perempuan yang Harus Dibawa Ke Dokter Jika Terjadi

Berikut ini 4 tanda masalah kelamin pada wanita

Judi

judi

judi

FENOMAGZ – Kebersihan dan kesahatan alat kelamin sangat penting untuk diperhatikan. Sering kali karena letaknya yang tertutup Anda tidak mempperdulikannya. Padahal jamur akan sangat senang menghinggapi tempat yang lembap dan tertutup.

Baca juga: Benarkah Semakin Banyak Sel Sperma Yang Dikeluarkan, Semakin Besar Peluang Pembuahan?

Berikut ini 4 tanda masalah kelamin pada wanita:

Keputihan vagina yang bau dan berwarna

Nah, ini menjadi salah satu gejala awal yang selalu terjadi pada permasalahan vagina. Keputihan yang bening dan tak berbau, adalah hal yang normal. Namun, cairan vagina yang berbau tak sedap dan warnanya kuning atau hijau adalah tidak normak.

Kepekatan cairan vagina biasanya terjadi saat ada perubahan pada siklus menstruasi. Namun keputihan yang putih tebal, dapat menjadi tanda dari infeksi jamur vagina. Ketika warnanya kuning atau hijau, bisa jadi menjadi salah satu gelaja gonore, klamidia, atau trikomoniasis. Tidak hanya itu saja, keputihan yang tidak normal bisa terjadi karena penggunaan obat tertentu. Kunjungi dokter untuk memastikan penyebabnya.

Nyeri saat buang air kecil

Apakah saat buang air kecil Anda merasa nyeri dan panas? Jika terjadi hal ini, Anda juga harus segera mengunjungi dokter. Anda juga perlu mewaspadai frekuensi buang air kecil yang terus menerus, atau jika Anda berdarah saat buang air kecil. Biasanya itu merupakan salah satu penyakit menular seksual.

Gatal di area vagina

Kemerahan, bengkak, gatal, dan nyeri merupakan gejala yang harus Anda waspadai juga. Penyebabnya mungkin bukan penyakit menular seksual, tapi bisa jadi beberapa hal seperti reaksi alergi terhadap kondom, infeksi jamur, atau bahkan kutu pubis. Tentunya, Anda perlu mengunjungi dokter untuk mendapat perawatan. Anda juga mesti berhati-hati saat menemukan luka atau bisul kecil di sekitar vagina, gejala tersebut bisa diindikasi sebagai herpes, HPV, atau sipilis.

Nyeri dan berdarah saat berhubungan seks

Mungkin Anda tidak bisa membedakan mana nyeri akibat kurang pelumas atau nyeri karena adanya penyakit tertentu. Saat Anda sudah menggunakan lubrikasi atau saat vagina Anda sudah merasa basah, tapi tetap sakit, bisa jadi tanda suatu penyakit.

Sakit biasanya juga dirasakan pada perut bagian bawah atau panggul. Jika itu terjadi, dikhawatirkan penyebabnya adalah klamidia dan gonore. Tentu penyakit tersebut harus mendapat perawatan dari dokter. Tak hanya penyakit itu saja, vagina kering dan nyeri saat berhubungan bisa merupakan gejala menopause. (fmz/bb)

Comments
Loading...