5 Alasan Untuk Tidak Minum Kafein Hari Ini!

Berikut ini 5 efek negatif yang terkandung pada kafein

FENOMAGZ – Dalam beberapa titik, kafein memberikan efek negatif yang lebih banyak dibandingkan dengan manfaatnya bagi tubuh kita. Kafein adalah stimulan yang bekerja dengan merangsang sistem saraf pusat, jantung, otot dan pusat-pusat yang mengatur tekanan darah. kafein seringkali identik dengan kopi. Sebenarnya, kafein tak hanya terdapat dalam kopi, tetapi beberapa minuman lainnya seperti teh dan juga cokelat.

Baca juga: Waspada Kanker Penis!

Berikut ini 5 efek negatif yang terkandung pada kafein:

Kafein dapat meningkatkan stres

Kafein meningkatkan tekanan darah dan juga meningkatkan hormon stres yang dikenal dengan katekolamin. Hormon inilah yang menyebabkan kamu secara fisik lebih stres. Sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Duke University menemukan bahwa kafein ternyata menguatkan faktor-faktor penyebab stres. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minum kopi atau minuman berkafein lainnya dapat membuat stres menjadi semakin tidak sehat.

Kafein mengganggu saraf

Wilayah utama dalam tubuh yang diganggu oleh kafein adalah sistem saraf pusat. Kafein bersifat aditif untuk siklus alami tubuh, maka ia akan mengganggu siklus yang sedang berjalan. Kafein mampu menghambat di reseptor otak yang bertugas memantau adenosine. Ini adalah sebuah neurokimia yang secara alami membuat kita bangun sepanjang hari dan mengantuk. Pada saat kafein menghambat reseptor adenosin, stimulan alami dalam otak seperti dopamin dan glutamin dapat bekerja lebih, membuat seseorang tidak mengantuk. Hanya saja, ini sejenis penipua otak di mana otak mengatakan tidak membutuhkannya. Tetapi, pada akhirnya kamu akan mengejar kekurangan tidur kamu dengan tidur berlebihan pada satu titik.

Meningkatkan berat badan

Selain kopi hitam, kafein merupakan salah satu jalan tercepat menuju usus besar. Hanya segelas latte, soda atau jenis kafein lainnya dengan ukuran sedang mengandung sekitar 250 kalori. Jika kamu mengonsumsi dua gelas sehari ini berarti kamu telah mengisi setengah dari kalori harian yang dibutuhkan. Tak hanya itu, kamu juga harus waspada dengan kandungan gula yang terdapat dalam minuman berkafein kamu. Sebuah studi yang dirilis awal tahun ini menemukan bahwa orang yang mengonsumsi minuman manis dengan kandungan kafein, maka dia akan mengonsumsi lebih banyak minuman tersebut. Sebagai saran, para peneliti menyarankan untuk membatasi jumlah kafein dalam minuman manis.

Memperburuk gangguan depresi

Kafein tidak akan menyebabkan depresi, hanya saja kafein dapat memperburuk keadaan orang-orang yang memiliki kecenderungan depresi. Kafein dapat menyebabkan masalah pada tidur yang akhirnya akan mempengaruhi suasana hati. Kurangnya tidur inilah yang akan membuat depresi seseorang semakin buruk. Selain itu, menghentikan konsumsi kafein secara tiba-tiba juga akan berefek lebih buruk pada depresi. Untuk mengatasinya, cobalah untuk mulai membatasi konsumsi kafein harian kamu. Lakukan pengurangan secara bertahap.

Risiko lebih tinggi terkena penyakit lainnya

Jika kamu tidak memiliki masalah dengan berat badan, atau bahkan tidak mengalami sakit kepala, kamu masih berada dalam risiko yang lebih besar terkena penyakit lainnya. Kafein bisa mempengaruhi kualitas pita suara. Jika kamu mengandalkan kafein dalam diet, kamu bisa saja mengalami sakit perut karena refluks asam. Ini karena kafein melemaskan otot antara esofagus dan lambung yang membuat asam lambung naik ke atas. Ketika ini telah berhenti bekerja secara efektif, maka kamu bisa mengalami apa yang disebut dengan sakit maag. Lebih dari itu, kopi yang secara alami bersifat asam akan memperburuk kondisi maag kamu. (fmz/bb)

Comments
Loading...