Fenomagz
Unleash the Wild Side

6 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Menyikat Gigi

0

Perawatan gigi yang buruk akan berdampak pada kesehatan tubuh secara keseluruhan

 

FENOMAGZ – Menyikat gigi ternyata jauh lebih kompleks ketimbang yang selama ini orang pikirkan. Beberapa faktor seperti gerakan, waktu, serta kebiasaan menyikat gigi ternyata dapat mempengaruhi kesehatan gigi.

Perawatan gigi yang buruk akan berdampak pada kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Berikut beberapa kesalahan yang mungkin sering Anda lakukan saat menyikat gigi.

  1. Tidak membersihkan pada waktu yang tepat

Mungkin anjuran untuk menyikat gigi dua kali sehari sudah Fenomen tepati. Tapi, apakah Fenomen lakukan pada waktu yang tepat? Biasanya orang menyikat giginya saat mandi, padahal yang benar adalah sesudah sarapan pagi dan sebelum tidur. Sisa-sisa makanan yang menempel lama di gigi akan membuat bakteri lebih cepat berkembang biak.

  1. Menggunakan sikat gigi yang salah

Penggunaan sikat gigi yang lembut dapat menjangkau bagian sela-sela gigi hingga menyentuh bagian gusi, dan dapat mengangkat plak yang menempel. Plak pada gigi yang tidak dibersihkan lambat laun akan meningkatkan risiko munculnya penyakit gusi.

Menggosok dengan menggunakan bulu sedang atau bulu keras dan disertai dengan tekanan yang berlebihan akan menyebabkan gusi mengalami abrasi sehingga akan memperlihatkan bagian permukaan akar gigi Fenomen. Hal ini bukan hanya membuat gigi menjadi sensitif (mudah terasa ngilu), tapi juga lubang kecil di gigi.

  1. Melupakan obat kumur

Pasta gigi dan sikat yang Fenomen gunakan tidak dapat menghilangkan plak akibat sisa makanan yang menempel pada rongga mulut. Fenomen perlu menggunakan obat kumur yang bebas alkohol namun mengandung hydrogen peroksida. Namun jika Fenomen tidak biasa menggunakan obat kumur, berkumur dengan air saja sudah baik daripada tidak sama sekali.

Baca juga:   Olahraga Bisa Bikin Kehidupan Seksual Anda Semakin Panas
  1. Melakukan teknik yang salah

Menggunakan sikat gigi dalam posisi yang lurus tidak akan memberikan hasil yang optimal. Posisi yang baik saat menggunakan sikat gigi berada pada sudut 30–45 derajat saat menyentuh area gusi dalam rongga mulut Fenomen. Putar pergelangan tangan dalam gerakan melingkar agar lebih efektif untuk menghilangkan plak.

Saat mulai bergerak menuju bagian belakang gigi, ubahlah posisi sikat gigi secara vertikal untuk dapat menjangkau seluruh bagian gigi. Selain itu, fokuslah pada bagian belakang mulut karena biasanya pada bagian itulah plak lebih banyak berkumpul.

  1. Tidak mengganti sikat gigi

Fenomen disarankan untuk mengganti sikat gigi setiap 3 atau 4 bulan sekali. Menurut studi di Inggris, terdapat lebih dari 10 juta bakteri pada sikat gigi yang biasa gunakan. Bulu sikat yang tidak pernah diganti akan mengakibatkan pengangkatan plak dan bakteri menjadi tidak efektif. Jika Fenomen sudah mulai merasakan rasa sakit akibat sikat gigi yang digunakan, segeralah ganti. Karena bakteri dan virus yang melekat pada bulu sikat akan berpotensi kembali untuk menginfeksi.

  1. Mengabaikan seluruh bagian mulut

Dalam rongga mulut, lidah dapat menjadi perangkap bagi berbagai jenis bakteri yang berbahaya. Selain itu, makanan yang dimakan dapat dengan mudah terjebak pada celah-celah di permukaan lidah, yang biasa dikenal sebagai papila. Oleh sebab itu selain gigi, lidah pun juga perlu diperhatikan kebersihannya agar rongga mulut Fenomen tetap terjaga dengan baik. (fmz/pm)

Comments
Loading...