advertisement

Apakah Berbahaya Jika Testis Membiru Akibat Gagal Ejakulasi (Blue Balls)?

berikut ini penjelasan berbahaya atau tidak jika testis membiru akibat gagal ejakulasi

judi

FENOMAGZ – Dalam budaya populer, blue balls adalah kiasan untuk menggambarkan rasa frustasi seksual saat Anda gagal mendapatkan kepuasan seksual atau tidak mampu melampiaskan/menuntaskan hasrat seks karena satu dan lain hal. Misalnya, ketika penis ereksi di tempat umum Anda mau tidak mau harus menahannya sampai urusan Anda selesai, dan mendapat tempat dan waktu yang sesuai untuk menanganinya. Rasa gelisah dan resah sampai Anda bisa berejakulasi inilah yang biasa disebut sebagai blue balls.

Baca juga: 4 Tips Melakukan Foreplay Sebagai Pemanasan Saat Bercinta

Dalam dunia medis, blue balls dikenal dengan nama hipertensi epididymis. Ini terjadi ketika ereksi penis berkepanjangan tanpa diakhiri orgasme. Ketika Anda terangsang, jantung akan mengalirkan darah menuju penis untuk membangun ereksi. Di saat bersamaan, buah zakar tertarik ke dalam tubuh untuk mempersiapkan air mani. Jika situasi dan kondisinya tepat, ereksi akan berakhir pada ejakulasi air mani sehingga penis bisa kembali melemas seperti semula.

Namun ketika ada interupsi sehingga ejakulasi gagal atau tertunda, darah yang dipicu hipersensitivitas stimulasi seksual sebelumnya akan terus mengalir ke organ intim Anda. Akibatnya, penis akan tetap terus ereksi dan testis akan membengkak, terasa berat/penuh, dan sakit.

Pada beberapa kasus, blue balls benar-benar dapat membuat testis membiru. Hal disebabkan oleh darah yang menumpuk dan terperangkap di testis dalam jangka waktu lama, sehingga hemoglobin yang biasanya berwarna merah akan berubah menjadi biru karena minimnya asupan oksigen. Inilah yang disebut blue balls.

Blue balls tidak berbahaya, bukanlah sebuah kondisi medis serius. Namun memang dapat menyebabkan rasa sakit dan nyeri pada testis setelah mengalami ereksi tanpa orgasme. Sensasi nyerinya bahkan bisa menjalar ke perut bagian atas hingga ke ulu hati.

Blue balls lebih sering pada pria yang mudah terangsang, terlebih ketika berada di situasi-situasi tertentu. Kebiasaan masturbasi dan posisi atau cara berhubungan seksual juga dapat memengaruhi seorang pria mengalami testis sakit dan bengkak akibat si “bola biru” ini. (fmz/bb)

Comments
Loading...