advertisement

Bagaimana Pembengkakan Prostat Memengaruhi Kehidupan Seks? Ini Penjelasannya!

Berikut ini 3 hal yang sangat mungkin terjadi sebagai efek dari pembengkakan prostat

Judi

judi

judi

FENOMAGZ – Efek pembengkakan prostat pada kehidupan seks setiap pria berbeda-beda. Ini tergantung dari seberapa parah kondisi Anda, pengobatan yang diberikan dokter, dan ketahanan tubuh masing-masing. Akan tetapi, hal-hal berikut ini sangat mungkin terjadi sebagai efek dari pembengkakan prostat.

Baca juga: Mungkinkah Melakukan Penetrasi Dalam Hingga Menembus Leher Rahim?

Berikut ini 3 hal yang sangat mungkin terjadi sebagai efek dari pembengkakan prostat:

Impotensi (disfungsi ereksi)

Efek dari pembengkakan prostat yang pertama adalah impotensi. Impotensi atau disebut juga disfungsi ereksi merupakan kesulitan mencapai atau mempertahankan ereksi (penis mengeras saat terangsang). Meskipun kondisi ini umumnya disebabkan oleh masalah kesehatan lain seperti penyakit jantung, diabetes, kadar testosteron yang rendah, serta masalah psikologis tertentu, pembengkakan prostat bisa jadi salah satu pemicunya.

Selain itu, kondisi ini biasanya diakibatkan oleh prosedur transurethral resection of the prostate (TURP). Prosedur bedah ini memang biasanya dilakukan pada pasien BPH. Dikutip dari Healthline, sekitar 5-10 pria mengalami impotensi setelah menjalani pembedahan ini.

Selain prosedur TURP, obat untuk mengobati pembengkakan prostat yakni alpha blocker juga dapat menyebabkan kesulitan ejakulasi dan disfungsi ereksi. Alpha blocker seperti doxazosin (Cardura) dan terazosin (Hytrin) membuat pria lebih susah berejakulasi karena cara kerja obat ini yaitu mengendurkan kandung kemih dan sel-sel otot prostat.

Ejakulasi retrogade

Tak hanya itu, prosedur TURP juga menyebabkan ejakulasi retrogade atau yang disebut juga dengan orgasme kering. Hal ini membuat air mani (sperma) yang seharusnya keluar saat orgasme malah masuk kembali ke kandung kemih, bukan keluar melalui penis seperti seharusnya.

Menurut Harvard Medical School, sebanyak 50-75 persen pria yang menjalani TURP mengalami ejakulasi retrograde. Kondisi ini tidak berbahaya, hanya saja bisa membuat pria tidak subur. Selain itu, hal ini juga bisa mengurangi kepuasan seksual pasangan Anda.

Gairah seksual menurun

Inhibitor alpha reductase seperti dutasteride dan finasteride merupakan obat yang sering diresepkan oleh dokter untuk pasien pembengkakan prostat. Sayangnya, obat ini memiliki efek samping yaitu menyebabkan penurunan gairan seksual pada pria. Pria yang mengonsumsi obat-obatan ini juga dapat mengalami jumlah sperma yang lebih rendah, volume sperma berkurang, dan gerakan sperma yang lebih lambat. (fmz/bb)

Comments
Loading...