Fenomagz
Unleash the Wild Side

Bahaya Dibalik Melakukan Seks Anal

0

 Dubur memang tidak dirancang untuk sanggama, sehingga seks anal bisa membahayakan

 

FENOMAGZ – Anus atau dubur merupakan jalur pembuangan kotoran dari dalam tubuh. Anus kerap digunakan sebagai pengganti vagina dalam variasi seksual atau disebut dengan seks anal. Seks anal bisa dikatakan untuk pemenuhan fantasi dan variasi seksual saja.

Secara kesehatan, seks anal membahayakan karena dubur tidak dirancang untuk sanggama, sehingga masalah kesehatan bisa saja timbul.

Berikut adalah masalah kesehatan yang timbul akibat melakukan seks anal.

  1. Rasa sakit dan tidak nyaman pada dubur

Struktur dubur jauh lebih ketat bila dibandingkan dengan vagina. Bila pria memberikan tekanan yang kuat saat melakukan hubungan seks pada dubur, maka hal tersebut dapat menyebabkan rasa nyeri, sakit, tidak nyaman atau bahkan lecet hingga menyebabkan sakit saat buang air besar.

  1. Tidak ada pelumasan atau lubrikasi di dubur

Dubur tidak dirancang seperti vagina yang dapat melubrikasi dirinya sendiri saat merasa terangsang Pada dubur hal tersebut tidak terjadi. Sehingga resiko iritasi, peradangan, dan infeksi dapat timbul saat melakukan anal seks.

  1. Mudah menyebarkan penyakit menular seksual

Enggan menggunakan kondom saat melakukan hubungan seks anal dapat menjadi pemicu tingginya penularan penyakit menular seksual (PMS) seperti Human Immunodeficiency Virus (HIV), Human Papilloma Virus (HPV) yang dapat menyebabkan kutil kelamin, kanker dubur, kanker penis, hepatitis A dan C, chlamydia, gonorrhea (kencing nanah) dan herpes.

  1. Tertular virus dan bakteri berbahaya
Baca juga:   Penyebab Disfungsi Ereksi Disebabkan Oleh Terjadinya Kebiasaan Buruk Ini

Kurangnya pelumasan pada hubungan seks anal dapat menyebabkan lecet pada penis dan mukosa dubur sehingga mudah menularkan virus. Selain itu, hubungan seks anal juga dapat menularkan virus dan bakteri tertentu seperti Escherichia Coli (E.Coli).

Penularan bakteri ini juga dapat menyebabkan penyakit gastroenteritis (penyakit infeksi usus yang sangat menular), infeksi saluran kemih, mulai dari cystitis (radang kandung kemih) hingga pielonefritis (infeksi ginjal serius akibat bakteri). (FMZ/PM)

Comments
Loading...