Fenomagz
Unleash the Wild Side

Bahaya Mengkonsumsi Obat Kuat

0

Jangan terlalu sering menggunakan obat kuat karena berbahaya

 

Fenomagz – Bagi fenomen yang ingin mendapatkan kualitas seksual yang tahan lama pasti sering menggunakan obat kuat untuk pilihan seksualnya. Pria semua percaya kalau dengan mengkonsumsi obat kuat permainan seksual akan semakin meningkat dan tahan lama. Tetapi ternyata dibalik manfaatnya yang bisa membuat tahan lama, ada dampak negative yang bisa berdampak berbahaya bagi kesehatan fenomen jika mengkonsumsinya dalam jangka waktu yang lama.

Ada beberapa dampak negative yang akan membahayakan tubuh fenomen yang harus diketahui.

Priapism, yakni kondisi ereksi selama lebih dari 4 jam tanpa adanya rangsangan seksual dan tentu sangat menyakitkan. Ini terjadi jika darah di penis terjebak dan tidak mampu mengalir. Bahkan jika tidak diobati bisa bikin disfungsi ereksi permanen. Priapism diambil dari nama dewa kesuburan dalam mitologi Yunani, Priapus. Priapus digambarkan punya kemaluan besar dan selalu dalam kondisi ereksi.

Taruhan Nyawa. Penggunaan obat kuat jelas tidaklah bisa sembarangan. Apalagi beli bebas di pinggir jalan tanpa resep dokter. Nyawa Anda jadi taruhannya. Banyak obat kuat yang dijual bebas. Tapi kalau beli sembarangan tanpa resep dokter dan dia lagi minum obat, hati-hati obat jantung Isosorbide Dinitrate bisa menyebabkan dia hipotensi (tekanan darah turun) dan bisa-bisa “meninggal saat sedang bercinta”. Demikian penjelasan dr Andri Wanananda, MS, seksolog dari Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

Nyeri dada. Overdosis obat kuat seperti Viagra bisa memicu nyeri dada. Ini terjadi sebab terjadi pelebaran pembuluh darah sehingga menyebabkan hipotensi atau tekanan darah rendah. Saat suplai darah tidak memadai ke jantung menyebabkan nyeri dada. Overdosis bisa ringan atau berat dan dapat berlangsung sekitar 15 menit hingga selama 4 jam. Cari bantuan medis segera bila Anda mengalami hal ini.

Baca juga:   Manfaat dan Khasiat Kecambang Untuk Pria

Overdosis obat kuat bisa menyebabkan aritmia, yaitu denyut jantung tidak teratur. Menurut laporan The National Library of Medicine, jantung manusia biasanya berdetak pada tingkat yang stabil dan berirama. Setiap gangguan denyut jantung bisa saja membuat kegagalan dalam memasok jumlah aliran darah yang diperlukan tubuh.(FMZ/AS)

Comments
Loading...