advertisement

Benarkah Obat Antidepresan Dapat Menurunkan Gairah Seksual Pada Wanita?

berikut ini penjelasan mengapa obat antidepresan dapat menurunkan gairah seksual

judi

FENOMAGZ – Seseorang yang mengalami depresi berat kemungkinan akan diresepkan obat depresi untuk meningkatkan mood. Sayangnya, beberapa golongan obat ini justru menimbulkan dampak negatif yang dapat mengganggu hasrat seksual Anda. Seperti apa kaitan antara gairah seksual dan obat antidepresan?

Baca juga: 5 Tanda Masalah Kelamin Pada Pria Yang Jika Terjadi Harus Segera Ke Dokter

Obat Depresi (antidepresan) dapat membantu meningkatkan mood seseorang dengan cara mengubah fungsi zat kimia alami yang terdapat otak yang disebut neurotransmitter. Di otak, neurotransmitter merupakan sebuah zat yang terlibat langsung dalam respon seksual. Zat ini merupakan bagian yang bertugas untuk meningkatkan komunikasi antara sel otak dan memicu lebih banyak aliran darah menuju ke organ seks.

Sayangnya, antidepresan ternyata dapat memengaruhi jalur saraf yang mengatur respon seksual. Menurut salah seorang spesialis kesehatan jiwa sekaligus merupakan seorang peneliti mengatakan obat depresi bisa memengaruhi hasrat dan fungsi seksual seseorang. Jika dikonsumsi dalam dosis yang tinggi dan jangka waktu lama bisa meningkatkan risiko disfungsi seksual.

Efek samping seksual dari antidepresan kadang meningkat saat dosis obat meningkat. Beberapa jenis antidepresan yaitu inhibitor reuptake serotonin selektif (SSRI) memiliki efek samping pada masalah seksual, baik pada wanita maupun pria.

Wanita yang mengonsumsi obat depresi (antidepresan) umumnya melaporkan berbagai ketidaknyamanan yang terjadi ketika sedang bercinta. Kekeringan yang terjadi pada vagina karena pelumas yang tidak keluar saat berhubungan intim menjadi salah satu hal yang sering dikeluhkan. Selain itu, banyak wanita yang juga mengeluhkan kurangnya hasrat untuk bercinta. Kondisi ini tentu sangat menggaggu hubungan dan bisa memicu terjadinya pertengkaran.

Untuk itu, bicarakan pada pasangan apa yang dia alami dan rasakan. Setelah itu, konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan solusi terbaik. Konsultasikan juga dengan dokter kandungan jika Anda atau pasangan Anda mengonsumsi antidepresan jika sedang dalam program hamil. Beberapa obat mungkin menyebabkan komplikasi pada kehamilannya. (fmz/bb)

Comments
Loading...