advertisement

Botox Dapat Mengurangi Peluang Wanita Mengalami Orgasme?

berikut ini penjelasan menurut sebuah penelitian yang telah dilakukan

judi

FENOMAGZ – Botox (Botulinum toxin) atau racun botoks, disebut-sebut mengurangi peluang wanita mengalami orgasme. Alasannya, perawatan tersebut dianggap membuat para penggunanya sulit mengkomunikasikan kenikmatan saat berhubungan seks.

Baca juga: Benarkah Mereka Yang Belum Pernah Berhubungan Seks Akan Lebih Berbahagia Saat Menikah?

Penelitian yang akan dilakukan melibatkan 36 wanita, 24 di antaranya telah menjalani perawatan toksin botulinum. Mereka lalu melakukan tes pengukuran Female Sexual Function Index Orgasm Satisfaction Score, semacam tes kepuasan wanita dalam berhubungan seksual.

Mereka yang garis kerutannya disuntikkan Botox melaporkan penurunan yang signifikan dalam skor kepuasan mereka.

Menulis dalam jurnal Scientific Reports, Dr Lewis mengatakan: ‘Pengurangan mobilitas otot-otot ini dapat mengganggu ekspresi dan umpan balik dari kegembiraan selama aktivitas seksual.’

Penelitian terkini memberikan dukungan untuk hipotesis ini, di mana peserta melaporkan bahwa setelah perawatan Botox merasa ada penurunan fungsi seksual: khususnya, orgasme lebih sulit dicapai dan kurang memuaskan.

“Hasilnya menunjukkan bahwa ekspresi wajah tidak terjadi hanya untuk mengomunikasikan kesenangan,” imbuh Dr Lewis.

“Mereka merupakan bagian integral dari perasaan senang dan penting dalam proses mencapai orgasme. Ini menunjukkan peran penting untuk umpan balik wajah dalam hubungan seksual dan berpotensi memberikan dampak negatif yang signifikan dari perawatan Botox.” (fmz/bb)

Comments
Loading...