Yuk, Deteksi Kondisi Kesehatan Fenomen Lewat Warna Ingus

Tak hanya warna urine dan feses saja yang bisa deteksi kondisi kesehatan, warna ingus pun juga bisa

Yuk, Deteksi Kondisi Kesehatan Fenomen Lewat Warna Ingus

FENOMAGZ – Bagi sebagian orang, ingus bisa jadi sesuatu yang menjijikan. Meskipun ingus adalah hal lumrah yang dihasilkan dari hidung tiap-tiap orang. Dibalik ‘penampilannya’ yang bisa membuat orang jijik, ingus ternyata bisa jadi indikasi kondisi kesehatan lho, sama seperti pada warna urine dan feses.

Lalu apa saja indikasi kesehatan yang bisa diketahui lewat warna ingus? Berikut uraiannya.

  1. Bening

Ingus berwarna bening menandakan bahwa tubuh si pemiliknya sehat. Untuk menjaga lapisan hidung agar tetap lembab dan bisa menyaring partikel-partikel seperti jamur, virus, bakteri, dan polutan, rata-rata dalam sehari akan dihasilkan empat cangkir ingus.

Hal paling penting yang perlu Anda perhatikan untuk menjaga lendir di hidung tetap sehat adalah kelembaban. Pastikan tubuh Anda tetap terhidrasi dan jagalah agar udara di rumah dan kantor tetap lembab terutama di musim dingin dengan udara kering.

  1. Putih

Ingus berwarna putih bisa jadi tanda awal gejala pilek, alergi, atau dehidrasi. Hal ini terjadi karena sel rambut di hidung mengalami peradangan sehingga lendir jadi melambat dan kehilangan kelembaban. Hal inilah yang membuat warna ingus menjadi putih.

Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan cairan Saline untuk melembabkan hidung dan menyingkirkan partikel-partikel lain.

  1. Kuning atau hijau

Ingus yang berwarna kuning atau hijau tak selalu menandakan adanya infeksi bakteri atau virus. Sebab, perubahan warna lendir hidung tergantung pada jumlah lendir dan tingkat peradangan. Namun, kedua warna itu juga bisa menunjukkan bahwa Anda tengah sakit dan sistem kekebalan tubuh menurun.

Ketika imunitas Anda sedang menurun, sel darah putih akan melakukan perlawanan. Setelah melawan bakteri, kuman, atau virus selesai, sel darah putih akan mati dan meninggalkan enzim yang memberi semburat hijau pada ingus.

  1. Keemasan dan sangat lengket

Warna ingus yang lebih gelap dari selai kacang dengan konsistensi sangat lengket bisa menunjukkan adanya sinusitis jamur, jenis infeksi akibat spora jamur yang terjebak di dalam hidung. Ketika bernapas dan sedang alergi, jamur akan menempel dan menyebabkan pembengkakan di hidung.

Spora akhirnya tumbuh dan Anda akan kehilangan kelembaban di hidung yang menyebabkan warna dan tekstur ingus menjadi sangat tidak biasa. Jika hal itu terjadi, sebaiknya Anda segera konsultasikan ke dokter.

  1. Merah atau pink

Warna merah atau merah muda pada ingus bisa jadi tanda adanya kerusakan pada pembuluh darah yang sangat dekat dengan permukaan bagian dalam hidung. Rusaknya pembuluh darah tersebut bisa terjadi ketika dorongan saat Anda mengeluarkan ingus terlalu kencang atau lapisan hidung yang terlalu kering.

  1. Hitam

Dan yang terakhir, jika ingus Anda berwarna gelap, bisa berarti Anda sudah menghirup polutan atau asap, serta menandakan infeksi sinus kronis atau jamur, karena jamur suka berada di jaringan yang mati, apalagi jika ditambah dengan lendir yang mengumpul. (fmz/pm)

Comments
Loading...