Fenomagz
Unleash the Wild Side

Perlu Diwaspadai untuk Penderita Diabetes di saat Bulan Ramadan

ada satu hal yang perlu diingatkan, apabila kalau bukan kadar glukosa darah. Anda perlu cermat melihat tanda-tanda hipoglikemia atau hiperglikemia

0

 

FENOMAGZ – Jika anda seorang penderita diabetes dan memutuskan untuk berpuasa selama bulan ramadan, ada satu hal yang perlu diingatkan, apabila kalau bukan kadar glukosa darah. Anda perlu cermat melihat tanda-tanda hipoglikemia atau hiperglikemia.

Berikut tanda-tanda para diabetisi warpadai saat berpuasa, yuk mari kita simak bersama.

Sakit kepala

Bisa jadi karena kadar glukosa darah meningkat, kemudian berdampak pada otak. Maka dari itu, jangan abaikan sakit kepala karena puasa bisa mengidikasikan hiperglikemia dan memperlukan intervensi media.

Kelelahan

Kelelahan merupakan salah satu tanda umum hiperglikemia, puasa juga meningkatkan risiko yang sama. Tapi kelelahan berlebihan menjadi tanda yang perlu anda waspadai kala berpuasa. Bila terjadi demikian, segera konsultasi kan ke dokter.

Rasa haus berlebihan

Haus yang berlebihan jadi tanda peningkatan kadar glukosa darah. Sebelum terlambat, ada baiknya anda berkonsultasi ke dokter bila menemukan gejala ini.

Penglihatan kabur

Pandangan mulai tidur jelas, ini jadi salah satu gejala anda mengalami hiperglikemia. Kenaikan glukosa darah yang tiba-tiba bisa berimplikasi pada penglihatan kabur. Jangan tunda untuk menanyakan kondisi ini ke pihak medis.

Tidak sadar dan kejang

Jarak makan antara 12-15 jam selama bulan ramadan dapat menyebabkan turunnya kadar darah secara tiba-tiba (hipoglikemia). Hal ini menyebabkan kejang atau tidak sadar. Anda mungkin berisiko tinggi menderita tipe 1 atau memiliki riwayat hipoglikemia kambuhan. (fmz/pz)

Baca juga:   Bahayanya Jika Fenomen Tidur Terlalu lama
Comments
Loading...