Fenomagz
Unleash the Wild Side

Fenomen Harus Tahu Keringat Sumber Infeksi Penyakit Menular

Apabila kalau anda menemukan orang-orang dengan banyak keringat di luar ruangan itu, anda harus menghindari agar tidak ter tukar risiko penyakit

0

 

FENOMAGZ – Cuaca yang panas akan membuat seseorang berkeringat. Awas, sumber penyakit menular isa menghinggapi anda dan ujungnya mengganggu aktivitas. Ada tentunya akan berhadapan dengan banyak orang di ruang publik. Benda-benda di ruang publik pun bisa menjadi sumber penularan.

Apabila kalau anda menemukan orang-orang dengan banyak keringat di luar ruangan itu, anda harus menghindari agar tidak ter tukar risiko penyakit.

Berikut adalah lima penyakit infeksi yang bisa ditularkan lewat keringat, yuk mari kita simak bersama.

MRSA

MRSA merupakan infeksi dari serangan yang lama diobati. Di kulit dapat menimbulkan luka dan bisul. Tidak cukup itu, anda juga dapat mengalami komplikasi infeksi aliran darah, paru-paru dan saluran kemih. Maka sebaiknya jangan kontak langsung dengan pasien nya, apalagi imunitas menurun.

Virus hepatitis B

Meski maski diperdebatkan, penelitian telah mengungkapkan bahwa virus hepatitis B dapat ditularkan melalui keringat seseorang. Di yakini virus nya di dapat dari luka terbuka dan selaput lendir. Tapi beberapa studi lain ditemukan, virus hepatitis B dapat menginfeksi tubuh dari paparan keringat.

Flu

Jangan salah, virus flu tidak hanya menular dari bersin atau air liur saja. Keringat juga dapat menular kan virus flu atau menjadi pembawa virus. Dengan mudahnya, virus mengintai anda sehingga harus dihindari.

Impetigo

Impetigo adalah infeksi kulit yang sangat menular melalui kontak fisik, seperti melalui kulit yang terinfeksi. Hal ini sangat umum terjadi pada anak-anak. Bisa menyebabkan plak, lecet atau bercak merah pada kulit. Penyakit ini juga disebabkan oleh Staphylococcus aureus.

Baca juga:   Ini Alasannya Pria Perlu Melakukan Facial!

Herpes

Virus herpes juga dapat mengintai diri anda lewat keringat. Beberapa penelitian menunjukkan, seseorang yang kontak kulit dapat menular kan HSV-1 dan HSV-2. Patologi lain juga menyebutkan, virus dapat menyebar saat mengalami gesekan yang berkelanjutan. (fmz/pz)

Comments
Loading...