Gangguan Tidur Yang Sering Dianggap Sepele Padahal Membahayakan

Biasanya, ketika seseorang kelelahan, ia akan bisa langsung tidur dengan nyenyak. Namun sebenarnya, sulit menemukan orang yang bisa merasa segar saat bangun tidur

Gangguan Tidur Yang Sering Dianggap Sepele Padahal Membahayakan

FENOMAGZ – Fenomen pernah mengalami masalah tidur? Biasanya, ketika seseorang kelelahan, ia akan bisa langsung tidur dengan nyenyak. Namun sebenarnya, sulit menemukan orang yang bisa merasa segar saat bangun tidur.

Banyak orang cenderung berasumsi bahwa kehidupan modern kita yang terburu-buru membuat kita sulit merasakan istirahat yang benar-benar terlelap dan orang-orang tersebut menganggap hal itu adalah hal yang biasa.

Padahal hal tersebut bisa jadi pertanda bahwa seseorang mengidap gangguan tidur lho. Lebih bahayanya lagi, kebanyakan mereka tidak tahu sama sekali tentang bahaya tersebut. Untuk mengetahuinya lebih dalam, berikut adalah lima masalah dalam tidur yang kerap disepelekan orang.

  1. Mendengkur

Salah satu penyebab mendengkur selain karena berat badan berlebih adalah sleep apnea. Kondisi ini biasanya disertai dengan sering terbangun di tengah malam. Jika dibiarkan, orang yang mengidap sleep apnea akan berisiko tinggi terserang sakit jantung, stroke, hingga osteoporosis.

Mendengkur dapat diredakan dengan menghindari tidur dalam posisi telentang, karena posisi tidur seperti ini membuat saluran pernapasan lebih mudah untuk menutup dan memicu dengkuran.

  1. Gigi menggeretak

Bila Anda terbangun dalam keadaan rahang terasa nyeri atau sakit kepala kronis, itu bisa jadi karena gigi Anda menggeretak semalaman. Diperkirakan, 16 persen orang mengalami kondisi ini akibat gangguan kecemasan dan mengonsumsi antidepresan.

Untuk mengatasinya, dokter gigi dapat memasang semacam mouth guard.

  1. Susah tidur

Anda sangat lelah dan merasa ngantuk namun mata tidak mau terpejam? Sulit terpejam hingga berjam-jam biasa disebut dengan ‘delayed sleep-phase syndrome’ atau (DSPS). Jika kondisi tersebut tidak segera ditangani, maka risiko tekanan darah tinggi dan diabetes akan mengancam.

Untuk memperbaiki pola tidur, mulailah melakukan hal-hal sederhana seperti mengurangi kafein, hindari televisi dan gadget minimal 90 menit sebelum tidur, serta rutin berolahraga.

  1. Kaki bergerak-gerak sendiri

Pernahkah Anda merasakan kaki Anda bergerak sendiri ketika sedang tertidur? Kondisi itu disebut dengan Restless Legs Syndrome (RLS). Penyebabnya diduga berkaitan dengan gangguan otak saat mendistribusikan dopamine, tapi ada juga yang mengatakan kondisi ini ada kaitannya dengan kekurangan nutrisi, termasuk zat besi.

Untuk meredakannya, Anda bisa menggunakan es batu, pijat, atau mandi air hangat, atau bisa juga dengan meminta obat resep untuk RLS.

  1. Tidur sambil berjalan

Belum bisa diketahui dengan pasti apa penyebab kebiasaan ini, namun kondisi ini dialami oleh 4 persen populasi dan turun-temurun dialami dalam keluarga yang biasanya disertai dengan kurang tidur.

Selain tidur sambil berjalan, 1-3 persen orang juga mengalami kebiasaan tidur sambil makan atau sleep-related eating disorder. Kondisi ini mudah ditemukan pada wanita yang sedang diet dan tidur dalam keadaan lapar.

Meskipun benzodiazepine bisa membantu, namun menambah jam tidur lebih berguna untuk mengurangi risiko sleepwalking atau sleep-eating. Pastikan saja benda-benda tajam atau berbahaya juga tidak diletakkan sembarangan di dalam rumah. (fmz/pm)

Comments
Loading...