Ini Dia Cara Tepat Mencegah Penularan Herpes Lewat Seks!

Berikut ini 4 hal yang sebaiknya Anda lakukan dan Hindari Saat Berhubungan seks

FENOMAGZ – Herpes genital adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh virus herpes simplex tipe 1 (HSV-1) atau tipe 2 (HSV-2). Perantara utama penularan herpes genital dari satu orang ke orang lain adalah lewat sentuhan langsung dengan bintil herpes di kulit penderita dan cairan seksual, seperti air mani atau cairan vagina dari aktivitas seksual yang tidak aman. Seks oral pun bisa menjadi perantara penularan penyakit, jika pasangan juga mengidap herpes oral.

Baca juga: Apakah Aksi Pemerkosaan Tidak Selalu Melibatkan Kekerasan?

Namun, Anda tetap bisa berhubungan intim. Meski begitu, ada sejumlah hal yang perlu Anda perhatikan baik-baik dan terapkan secara lebih hati-hati untuk mencegah penularan herpes.

Berikut ini 4 hal yang sebaiknya Anda lakukan dan Hindari Saat Berhubungan seks:

Selalu gunakan kondom

Kondom adalah pelindung terbaik dari penularan penyakit kelamin. Menggunakan kondom akan mengurangi risiko penularan herpes ke pasangan Anda. Ingat, pilih kondom yang berbahan lateks dan pastikan Anda paham benar cara pakai kondom yang benar untuk menghindari kondom terlepas di dalam vagina atau kondom sobek di tengah seks.

Kondom juga wajib dipakai saat seks oral jika salah satu pasangan mengidap herpes genital. Pasalnya, virus herpes simplex dapat juga menyebar lewat seks oral. Penyakit kelamin ini dapat berwujud sebagai luka/kutil kelamin atau luka dan sariawan di sekitar bibir dan mulut. Kalau pasangan pria Anda mengidap herpes genital dan ia menerima seks oral dari Anda, virus herpes di penisnya bisa pindah ke mulut Anda.

Begitu juga sebaliknya. Jika Anda menerima seks oral dari pasangan wanita yang mengidap herpes oral, virus di mulutnya bisa berpindah ke alat kelamin Anda. Pertimbangkan juga memakai dental dam ketika memberikan seks oral pada pasangan wanita dengan alasan yang sama.

Tidak berhubungan intim saat muncul gejala herpes

advertisement

Jika Anda sedang memiliki luka pada alat kelamin dan merasakan gejalanya, maka sebaiknya tidak melakukan seks melalui vagina, seks anal, dan menerima seks oral baik penis, vagina, maupun anus.

Anda mungkin bisa memberikan seks oral ke pasangan, asalkan Anda tidak memiliki herpes di mulut. alternatifnya, Anda bisa mencoba untuk melakukan masturbasi bersama. Kegiatan ini tidak menimbulkan risiko karena Anda tidak menyentuh pasangan sama sekali. Anda bisa melakukannya bersama dengan posisi saling berhadapan.

Namun ingat, cucilah tangan dengan sabun dan air hangat sesudahnya. Jangan menyentuh tubuh atau kelamin pasangan jika Anda baru saja memegang bagian tubuh Anda yang terkena infeksi.

Tidak menggunakan sex toy secara bergantian

Memang kecil kemungkinannya untuk tertular herpes lewat pemakaian sex toys, karena virus akan cepat mati bila menyentuh permukaan benda. Namun apabila dipakai bergantian dalam satu sesi bercinta, hal ini akan memperbesar peluang penyebaran virusnya. Ini karena sex toy Anda dan pasangan masih sangat basah terlapisi cairan tubuh seperti sperma, air liur (saliva), atau cairan pelumas vagina. Virus herpes akan lebih mudah bertahan hidup di lingkungan yang lembap.

Jadi, masing-masing pasangan sebaiknya punya mainan seksnya sendiri. Jangan gunakan satu mainan seks secara bergantian. Kalau memang mau seperti itu, cuci dulu sampai bersih dengan sabun dan air panas. Lalu keringkan sampai tuntas.

Bijak pilih pelumas vagina

Pelumas vagina berbahan dasar air adalah pilihan terbaik karena tidak akan merusak bahan kondom ketika terjadi gesekan saat seks. Jangan gunakan pelumas berbasis minyak karena minyak bisa merusak lateks.

Selain itu, jangan menggunakan pelumas yang mengandung spermisida nonoxynol-9. Nonoxynol-9 dapat menyebabkan dinding dalam alat kelamin teriritasi yang dapat menyebabkan virus herpes masuk ke dalam tubuh dengan lebih mudah. (fmz/bb)

advertisement

Comments
Loading...