Ini Dia Pengobatan yang Tepat Untuk Kondisi Fimosis!

berikut ini pengobatan yang tepat untuk kondisi fimosis

FENOMAGZ – Fimosis pada umumnya tidak dapat menimbulkan gejala selain kulit kulup penis yang tidak dapat ditarik ke arah belakang. Namun, beberapa orang mungkin akan merasakan nyeri saat ereksi, kulit yang menjadi kemerahan, hingga kadang menyebabkan pembengkakan seperti balon di bawah kulupnya.

Baca juga: Penis Tidak Bertulang, Kok Bisa Patah? Ini Penjelasannya!

Jika sudah cukup parah, fimosis bisa mengganggu kerja saluran urin, mengakibatkan peradangan pada penis (balanitis), infeksi kelenjar kulup (balanoposthitis), hingga parafimosis ketika kulit kulup yang macet akhirnya menghentikan aliran darah ke ujung penis.

Pilihan pengobatan akan disesuaikan dengan gejala yang terjadi. Sebagian besar kasus balanitis bisa diobati dengan rutin mengoleskan krim atau salep steroid pada area kulup, serta selalu menjaga kebersihan penis setiap hari, dan menjaganya tetap kering.

Sementara pada kasus balanoposthitis yang disebabkan oleh infeksi jamur atau bakteri, mungkin dokter akan menyarankan penggunaan antibiotik atau krim antijamur.

Jika dokter tidak dapat memastikan penyebabnya, ia mungkin akan menyarankan penggunaan salep steroid. Salep steroid membantu melemaskan kulit kulup, sehingga otot-otot di sekitar kulup akan lebih mudah digerakkan. Salep ini rutin dipijat ke area sekitar kulup selama dua kali dalam sehari.

Jika fimosis terjadi pada anak-anak, dokter dapat menyarankan mereka untuk disunat. Pada orang dewasa, operasi pengangkatan sebagian kulit kulup bisa menjadi salah satu pilihan pengobatan. (fmz/bb)

Comments
Loading...