Minum Susu Sapi Memicu Kanker: Mitos atau Fakta?

berikut ini penjelasan mengapa susu sapi dapat memicu kanker

FENOMAGZ – Penelitian endemiology tahun 2003 dari institut Karolinska di Swedia menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara konsumsi susu sapi dengan kanker prostat, yaitu semakin banyak susu yang di konsumsi manusia (termasuk mentega, krim, keju), semakin besar risiko terkena kanker prostat. Hal yang sama juga berlaku untuk kanker payudara.

Baca juga: 4 Fakta Aneh Soal Penis Yang Belum Anda Tahu

Namun, beberaoa tahun lalu Gosia Desmond, Direktur Nutrisi dan seorang dosen di Inggris dan Irlandia menuliskan bahwa peningkatan risiko kanker payudara maupun kanker prostat diakibatkan konsumsi lemak jenuh yang berlebihan selama masa remaja, dan tidak disebabkan langsung oleh susu sapi.

Sebagian sapi mengkonsumsi rumput yang menggunakan pestisida. Lemak adalah perlarut yang baik, sehingga lemak dalam produk susu kemungkinan akan membawa pestisida ke tubuh Anda.

Selain itu, susu yang diambil dari sapi hamil membawa sejumlah hormon, seperti hormon esterogen. Hormon tersebut larut dalam lemak susu dan dapat memicu timbulnya beberapa jenis kanker, seperti kanker prostat, kanker ovarium, dan kanker payudara.

Hormon lain yang terdapat dalam lemak susu sapi adalah insulin-like Growth Factor 1 (IGF-1), hormon ini merupakan hormon pertumbuhan yang membantu anak sapi bertumbuh. Dampak hormon ini terhadap manusia adalah risiko pertumbuhan sel kanker.

Oleh sebab itu, lebih baik mengkonsumsi susu rendah lemak (low fat milk) atau susu organik untuk mengurangi jumlah pestisida dan hormon yang terdapat dalam susu sapi.

Masalah lainnya adalah laktosa yang terkandung dalam susu sapi. Seperti glukosa, dapat digunakan sebagai bahan bakar oleh sel kanker. Studi di Tiongkok oleh profesor T. Colin Campbell mengatakan bahwa konsumsi tinggi protein susu juga dapat meningkatkan risiko kanker hati.

Akan tetapi, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk membuktikan apakah benar minum susu menyebabkan kanker. Pasalnya, masih ada terlalu banyak faktor lain yang berperan dalam pertumbuhan sel kanker pada manusia. (fmz/bb)

Comments
Loading...