advertisement

Penis Bengkok Ketika Ereksi, Apakah Normal?

berikut ini penjelasan menurut penelitian yang telah dilakukan

Judi

judi

judi

FENOMAGZ – Penis yang bengkok saat ereksi sebenarnya merupakan hal yang wajar. Kondisi ini disebabkan oleh sifat alami dari tubuh manusia yang memang tidak simetris. Selama ereksi, pembuluh darah utama dalam penis membesar untuk memungkinkan aliran darah bertekanan tinggi bisa masuk dan terjebak di dalam arteri sehingga penis menegang.

Baca juga: Benarkah Kumur-Kumur Setelah Seks Bisa Bantu Mencegah Gonore?

Ke mana arah penis saat ereksi akan bergantung pada keseimbangan antara crus (cabang dari akar penis) terhadap batang penis. Artinya, pria yang memiliki cabang penis pendek dan batang penis yang panjang akan cenderung memiliki penis yang ereksi ke bawah, sementara mereka yang memiliki cabang penis panjang namun batang penisnya pendek akan memiliki ereksi yang menunjuk ke atas atau tegak lurus. Dalam beberapa kasus, penis bisa menekuk ke kiri atau ke kanan.

Pada segelintir kasus, lengkungan penis saat menegang bisa sangat ekstrem sehingga dapat terasa sakit saat penetrasi atau mungkin malah sulit untuk ereksi. Kondisi penis bengkok yang terlalu ekstrem ini dikenal sebagai penyakit Peyronie.

Anda lebih mungkin untuk memiliki Peyronie jika Anda memiliki gen abnormal yang diturunkan dari orangtua Anda, mengalami cedera penis saat berhubungan seks atau bekas operasi, atau sebagai efek samping dari terapi radiasi kanker prostat.

Sampai saat ini, tidak ada bukti ilmiah kuat bahwa salah posisi penis yang ereksi di celana dalam bisa membuatnya tertekuk permanen. (fmz/bb)

Comments
Loading...