Fenomagz
Unleash the Wild Side

Pentingnya Tidur yang Cukup Selama Bulan Puasa

Efek samping dari waktu tidur yang singkat itu bukan hanya menyebabkan badan lemas dan beraktifitas pun jadi tidak bersemangat

0

 

FENOMAGZ – Ngantuk mungkin sering anda rasakan saat berpuasa. Kurangnya oksigen yang masuk ke dalam otak jadi salah satu penyebabnya. Kalau sudah begitu berbaring di kasur jadi pilihan yang baik.

Beberapa di antara anda mungkin malah jadi kurang tidur. Masalahnya beragam, ya karena jam pulang kantor jadi lebih malam sebab harus buka di luar atau tidak tidur lagi setelah makan sahur.

Efek samping dari waktu tidur yang singkat itu bukan hanya menyebabkan badan lemas dan beraktifitas pun jadi tidak bersemangat, tapi juga kematian. Mengapa begitu? Tidur dalam durasi singkat berkaitan langsung dengan penyakit kardiovaskular.

Orang dewasa yang tidur kurang dari 6 jam meningkatkan risiko terpaparnya penyakit CVD, CBV, ataupun stroke. Beberapa kasus juga ditemukan serangan jantung. Tidak hanya itu, dampak terburuknya adalah kematian.

Mortalitas terkait dengan CVD dan stroke meningkat pada mereka yang tidur kurang dari 6 jam. Secara khusus, risiko kematian masing-masing adalah 1,8 kali lipat dan 2,4 kali lipat. Sebaliknya, pada individu yang tidur lebih dari 6 jam, risiko kematian terkait dengan CVD atau stroke tidak meningkat secara signifikan.

Saat berpuasa seperti sekarang ini, jangan menunda waktu jika dirasa menungkinkan untuk tidur. Kurangi beberapa aktivitas yang tidak begitu penting dan pilihlah istirahat agar kesehatan tetap terjaga. (fmz/pz)

Baca juga:   Tips Cara Merawat Jaket Jeans Agar Warnanya Tidak Pudar
Comments
Loading...