Penyebabnya Berat Badan Bertambah

Berat badan pada umumnya bertambah ketika kalori yang dibakar tubuh saat beraktivitas lebih sedikit daripada kalori yang masuk dari makanan yang dikonsumsi

Judi

judi

 

FENOMAGZ – Bertambahnya berat badan tidak selalu berasal dari apa yang anda makan, ada banyak factor-faktor penyebab kegemukan lainnya yang tidak terduga, salah satu hal yang hharus anda perhatikan adalah kondisi medis anda, cari tahu penyebab medis yang membuat berat badan bertambah.

Berat badan pada umumnya bertambah ketika kalori yang dibakar tubuh saat beraktivitas lebih sedikit daripada kalori yang masuk dari makanan yang dikonsumsi. Namun selain makanan, ada banyak factor yang juga memengaruhi metabolisme dan berat badan tubuh. Fenomen harus mengenali factor-faktor yang membuat berat badan bertambag dari sisi medis.

Berikut beberapa kondisi medis yang membuat berat badan anda jadi bertambah, yuk mari kita simak bersama :

Stress

Jik beberapa orang yang mengalami stress berat badannya bisa menurun, maka ada pula yang bobotnya justru kian naik. Jika anda termasuk orang yang justru makan banyak saat stress, maka jangan heran bila berat badan anda bertambah.

Selain itu berat badan mungkin bertambah akibat adanya hormon stress yang dikenal sebagai kortisol, keberadaan kortisol selain bisa mengurangi fungsi kekebalan tubuh, bisa juga memperngaruhi tingkat konsentrasi dan juga meningkatkan penumpukan lemak dalam tubuh, untuk menjaga berat badan tetap stabil, usahakan untuk tetap santai dan control emosi anda.

Hipoteroid

Saat anda mengalami hipotiroid, kadar hormone tiroid tubuh anda rendah. Ini berarti anda memiliki tingkat energy yang rendah, kulit cenderung kering mudah merasa dingin dan sembelit. Selain itu, mereka yang rendah kadar hormone tiroidnya juga lebih mudah menambah berat badan dan sulit untuk menurunkannya.

Oleh  sebab itu ada baiknya anda sesekali memeriksa kadar hormone tiroid dan perbanyak konsumsi yang kaya akan yodium seperti rumput laut.

Bakteri usus

Ada dua jenis utama bakteri dalam usus manusia, yaitu bbacteroidetes dan firmicuter, studi yang dilakukan pada tikus gemuk yang kurus menemukan bahwa tikus gemuk memilki lebih banyak fermicutes, sedangkan tikus kurus memiliki lebih banyak backteroidetes.

Rupanya bekteri dua ini lebih efektif dalam hal menangkap kalori makanan, sehingga meningkatkan asupan kalori yang didapat dari makanan. Oleh sebab itu, jika anda ingin mencegahnya, cobalah untuk menghindari konsumsi gula dan makanan manis berlebihan serta konsumsi probiotik yang baik setiap hari.

Sindrom cushing

Sindrom cushing terjadi ketika kelenjar adrenal memproduksi terlalu banyak hormone stress, seperti kortisol, atau pada orang yang mengkonsumsi steroid untuk pengobatan penyakit lupus, arthritis, atau asma. Pertambahnya berat badan terutama dapat terlihat pada wajah, punggung, bagian atas, leher, dan pinggang. (fmz/pz)

Comments
Loading...