Ini Tanda-Tanda Fenomen Kurang Mengonsumsi Karbohidrat

Salah satu penyebab mengapa Anda sering merasa lemas adalah kurang mengonsumsi karbohidrat

 

FENOMAGZ – Fenomen sering merasa lemas dan tidak bertenaga? Selain faktor kelelahan, mungkin salah satu penyebab mengapa Anda sering merasa lemas adalah kurang mengonsumsi karbohidrat.

Karbohidrat sangatlah dibutuhkan oleh tubuh. Konsumsi karbohidrat seringkali dihindari oleh beberapa orang karena dianggap sebabkan kegemukan. Padahal hal tersebut tidak sepenuhnya benar loh Fenomen. Kurang mengonsumsi karbohidrat malah akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

Kira-kira masalah kesehatan apa saja yang bisa muncul jika Anda kurang mengonsumsi karbohidrat? Berikut uraiannya.

  1. Sering merasa lemas

Ini Tanda-Tanda Fenomen Kurang Mengonsumsi Karbohidrat

Setiap orang membutuhkan karbohidrat dalam tubuhnya sebagai sumber energi. Ketika Anda menyingkirkan karbohidrat dari menu harian, tubuh akan bekerja lebih keras dengan memanfaatkan lemak dan protein sebagai sumber karbohidrat. Akibatnya, Anda akan merasa lemas sejak pagi hingga malam hari.

  1. Berat badan tak kunjung turun

Ini Tanda-Tanda Fenomen Kurang Mengonsumsi Karbohidrat

Jika Fenomen sedang menjalani diet, sebenarnya Anda tidak perlu menghindari asupan karbohidrat sepenuhnya. Pasalnya, tidak mengonsumsi karbohidrat malah justru akan menyulitkan usaha penurunan berat badan Anda. Diet rendah karbohidrat mungkin akan membuat berat badan Anda cepat turun, akan tetapi kebanyakan komposisi berat badan adalah air.

Ketiadaan asupan karbohidrat akan membuat liver berusaha mengatasinya dengan memproduksi gula sendiri. Dan ketika kadar gula Anda naik, pankreas akan memproduksi hormon insulin, yaitu hormon penyimpan lemak. Akibatnya, angka timbangan Anda pun akan tetap stabil alias sulit turun.

  1. Sakit kepala

Ini Tanda-Tanda Fenomen Kurang Mengonsumsi Karbohidrat

Dampak lain dari kurangnya mengonsumsi karbohidrat adalah sering sakit kepala. Hal ini disebabkan oleh menurunnya kadar gula darah.

  1. Sulit berkonsentrasi

Ini Tanda-Tanda Fenomen Kurang Mengonsumsi Karbohidrat

Fenomen merasa bahwa Anda akhir-akhir ini sering sulit berkonsentrasi? Bisa jadi karena Anda kurang mengonsumsi karbohidrat. Beberapa studi menunjukkan bahwa diet rendah karbohidrat akan mempengaruhi memori dan membuat Anda jadi sulit berkonsentrasi.

  1. Merasa berat saat berolahraga

Ini Tanda-Tanda Fenomen Kurang Mengonsumsi Karbohidrat

Ketika kekurangan asupan karbohidrat dalam tubuh, Anda akan merasa berat ketika berolahraga, terutama ketika Anda berolahraga keras seperti kardio atau olahraga intensitas tinggi lainnya. Selain itu, ketika tubuh tidak mempunyai cukup karbohidrat untuk cepat digunakan, olahraga akan terasa begitu berat.

  1. Kedinginan tiba-tiba

Ini Tanda-Tanda Fenomen Kurang Mengonsumsi Karbohidrat

Jika Fenomen merasa tangan atau kaki Anda menjadi dingin tiba-tiba, bisa jadi ada masalah dengan tiroid, yang salah satunya disebabkan oleh pemangkasan asupan karbohidrat. Masalah ini umumnya dialami oleh mereka yang menjalankan diet Atkins atau Paleo dimana mengonsumsi karbohidratnya dibatasi.

  1. Mudah marah

Ini Tanda-Tanda Fenomen Kurang Mengonsumsi Karbohidrat

Membatasi asupan karbohidrat akan membuat Anda mudah marah dan emosi, karena karbohidrat berperan penting dalam memproduksi hormon bahagia atau serotonin. Jika Fenomen merasa mudah marah, bisa jadi Anda kekurangan mengonsumsi karbohidrat.

  1. Nafas berbau

Ini Tanda-Tanda Fenomen Kurang Mengonsumsi Karbohidrat

Bau nafas tak sedap adalah efek samping dari penggunaan terlalu banyak lemak sebagai sumber energi. Mengonsumsi karbohidrat secara cukup akan membantu mengatasinya, sama halnya dengan minum air putih.

  1. Sembelit

Ini Tanda-Tanda Fenomen Kurang Mengonsumsi Karbohidrat

Selain sebagai sumber energi, karbohidrat adalah sumber serat yang baik bagi kesehatan pencernaan. Mengonsumsi karbohidrat secara cukup berarti memasok tubuh dengan serat yang mencegah sembelit.

Membatasi karbohidrat berarti membatasi pula jumlah konsumsi serat yang menyebabkan konstipasi. Hal ini bisa dicegah dengan makan berbagai macam sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian. (fmz/pm)

Comments
Loading...