advertisement

2 Faktor yang Dapat Mempengaruhi Waktu Ereksi Anda!

Berikut ini 2 faktor yang biasanya mempengaruhi waktu ereksi

judi

FENOMAGZ – Ketika sedang dibanjiri gairah, Anda dan pasangan mungkin berencana untuk berhubungan intim beberapa kali dalam semalam.  Terutama bagi pasangan yang sedang berbulan madu. Akan tetapi, para pria mungkin khawatir kalau mereka tidak bisa langsung lanjut berhubungan seks lagi (babak kedua) setelah orgasme yang pertama. Hal ini mungkin juga membuat wanita bertanya-tanya, kapan suami kuat lagi untuk bercinta setelah babak pertama.

Baca juga: 6 Hal Yang Harus Di Perhatikan Saat Ingin Bercinta Sambil Basah-Basahan!

Berikut ini 2 faktor yang biasanya mempengaruhi waktu ereksi:

Usia

Sebuah penelitian dalam Journal of Sexual Medicine menguak bahwa semakin bertambah usia, maka waktu ereksi selanjutnya setelah orgasme yang pertama akan semakin lama.

Pria muda yang berusia 20-an memiliki kemampuan ereksi yang cukup kuat untuk melakukan hubungan intim hingga dua babak atau lebih. Bahkan beberapa menit setelah berhubungan seks, pria usia 20-an akan lebih cepat pulih. Menurut seorang pakar kesehatan seksual dan psikolog asal Afrika Selatan, Marelize Swart, pria usia 20-an mungkin hanya memerlukan waktu 15-30 menit untuk mencapai orgasme berikutnya.

Hormon tidak seimbang

Selain faktor usia, diduga ada peran hormon prolaktin. Setelah seorang pria mencapai puncak orgasmenya, terjadi lonjakan hormon prolaktin. Lonjakan ini yang bisa berkontribusi memberikan efek penghambat gairah dan ejakulasi.

Richard K Lee, MD menduga beberapa gaya hidup juga dapat memengaruhi semakin lama jarak antara orgasme pertama dan kedua. Meminum alkohol atau masturbasi secara teratur dapat memperpanjang waktu yang dibutuhkan seorang laki-laki untuk mengisi ulang kekuatan seksnya.

Namun jika seorang pria baru bisa berhari-hari untuk membangun kembali orgasmenya, sebaiknya konsultasikan ke dokter Anda. Bisa jadi ada faktor lain yang memengaruhi. Faktor seperti stres, efek samping pengobatan, atau adanya gangguan jantung bisa memengaruhi terjadinya disfungsi ereksi alias impotensi. (fmz/bb)

Comments
Loading...