3 Dampak yang Terjadi Jika Anda Kecanduan Menonton Film Porno

Berikut ini 3 dampak yang akan terjadi jika Anda kecanduan menontom fim porno

Judi

judi

FENOMAGZ – Setiap orang yang menonton film porno, baik seorang wanita maupun seorang pria, memiliki alasan bahwa menonton film porno bisa mengembangkan fantasi seksual dan mendorong rangsangan seksual ketika sedang berhubungan intim dengan pasangan. Tentu sah-sah saja jika Anda dan pasangan Anda mendapatkan bantuan dari film porno, tapi jika terlalu sering dan mencapau tahap ‘kecanduan’ maka harus berhati-hati.

Baca juga: 3 Hal Yang Menyebabkan Anda Bisa Kehilangan Nafsu Seks Pada Pasangan Sendiri

Berikut ini 3 dampak yang akan terjadi jika Anda kecanduan menontom fim porno:

Kehilangan gairah seksual

Sebuah studi yang dipublikasikan di Italian Society of Andrology and Sexual Medicine menunjukan bahwa dari 28.000 pria yang dijadikan objek penelitian, kebanyakan menonton film porno sejak muda, sekitar umur 14-20-an tahun.

“Semakin banyak pria muda Italia menderita anoreksia seksual dan tidak mampu ereksi karena penggunaan internet untuk pornografi yang biasanya dimulai saat remaja,” tutur pemimpin studi, Marnia Robinson.

Anoreksia seksual di sini menggambarkan kondisi berkurangnya nafsu atau gairah seksual. Biasanya orang yang sudah mengalami ini takut dengan keintiman, kontak seksual, malu, dan membenci diri sendiri atas pengalaman seksualnya. Robinson sendiri mengatakan penyebab orang jadi suka menonton film porno atau candu dengan pornografi dan mengalami anoreksia seksual adalah masalah fisiologis, bukan psikologis.

Disfungsi ereksi

Orang yang kecanduan nonton film porno akan berisiko lebih tinggi mengalami disfungsi ereksi atau impotensi. Profesor Carlo Foresta, profesor urologi di University of Padua, Italia menemukan bahwa 70% pemuda yang mencari bantuan klinis untuk masalah seksual adalah karena masalah kecanduan pornografi di internet.

“Banyak pria muda berusia 20 tahun atau lebih, tidak bisa mendapatkan gadis dalam dunia nyata, sehingga membuat mereka memiliki kebiasaan menonton film porno atau masturbasi berlebihan,” ujarnya.

Mereka tidak akan pernah terbuka menbicarakan hal ini dengan teman atau rekan kerjanya karena takut akan jadi bahan tertawaan. Tapi ketika ada salah satu dari mereka menceritakan masalahnya dalam forum kesehatan, maka akan banyak balasan dari orang lain yang juga mengalami masalah yang sama,” papar salah seorang partisipan Profesor Foresta.

Menurut Profesor Foresta, impotensi atau disfungsi ereksi terkait dengan pornografi bisa disembuhkan. Akan tetapi dalam masa pemulihan, butuh 4-12 minggu untuk menghindari rangsangan seksual yang intens.

Jadi tidak tertarik melakukan hubungan seks di dunia nyata

Dalam studi lainnya, akibat dari kecanduan nonton film porno ialah membuat seorang pria jadi tidak tertarik melakukan seks di dunia nyata. Studi ini menemukan bahwa pornografi bisa membuat pria tidak mendapatkan kegembiraan dengan aktivitas seksual yang nyata dengan pasangannya.

Ini bisa terjadi karena menonton film porno membuat stimualsi dopamin terjadi secara terus menerus. Akibatnya, otak kehilangan kemampuan untuk merespons tingkat dopamin yang normal, dan orang yang sudah ketagihan film porno perlu pengalaman seksual yang lebih ekstrem agar bisa terangsang di dunia nyata. (fmz/bb)

Comments
Loading...