3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Berhubungan Seks Usai Aborsi

Berikut ini 3 hal yang perlu diperhatikan sebelum bercinta usai aborsi

FENOMAGZ – Anda atau Pasangan Anda yang pernah mengalami aborsi medis tentu membutuhkan waktu untuk mengembalikan kondisi fisik dan psikis untuk seperti semula. Tidak dapat dipungkiri bahwa aborsi cukup membuat Anda atau pasangan Anda merasa terpukul, sedih, hingga memiliki rasa bersalah. Hubungan seks memang dipercaya dapat memberikan ketenangan dan memulihkan perasaan Anda, tapi Apa saja yang harus diperhatikan sebelum berhubungan seks setelah aborsi?

Baca juga: Cara Agar Pasangan Anda Tidak Terlalu Emosional Sehabis Berhubungan Seks

Berikut ini 3 hal yang perlu diperhatikan sebelum bercinta usai aborsi:

Pastikan kondisi kesehatan Anda sudah pulih

Sebelum memutuskan untuk kembali berhubungan seks setelah aborsi, pastikan dulu bahwa tubuh Anda telah siap dan pulih sepenuhnya secara fisik dan mental.

Baik setelah aborsi medis maupun bedah, Anda mungkin akan mengalami perdarahan dan beberapa ketidaknyamanan seperti kram perut, mual, muntah, dan kelelahan. Hal ini tentu akan membuat Anda semakin stres sehingga seks terasa tidak memuaskan.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, dokter menganjurkan Anda untuk beristirahat penuh selama 2 sampai 3 minggu untuk mengembalikan kondisi fisik dan psikis.

Setelah dokter menyatakan Anda sehat dan pulih, barulah Anda dan pasangan boleh kembali berhubungan seksual. Jika Anda tiba-tiba mengalami nyeri tajam di bagian perut saat berhubungan seks setelah aborsi, segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Gunakan alat kontrasepsi yang tepat

Bila Anda memutuskan untuk kembali berhubungan seks setelah aborsi, tapi tidak menginginkan kehamilan, maka konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan saran alat kontrasepsi terbaik untuk Anda.

menurut Leah Millheiser, M.D, direktur asal Stanford University Medical School, mengatakan bahwa hari ketika Anda melakukan aborsi terhitung menjadi hari pertama siklus haid Anda. Ini artinya, Anda akan mengalami masa subur dan berpeluang untuk kembali hamil saat berhubungan seks setelah aborsi.

Oleh karena itu, pertimbangkan bersama dokter mengenai jenis alat kontrasepsi apa yang sesuai dengan kondisi Anda. Salah satu pilihannya adalah kondom, alat kontrasepsi yang dapat membantu mengurangi infeksi pasca aborsi sekaligus mencegah kehamilan.

Anda tidak perlu menunggu lama untuk bisa menggunakan alat kontrasepsi

Kabar baiknya, kondisi tubuh Anda pasca aborsi memungkinkan untuk menerima alat kontrasepsi jenis apapun, baik dengan pil KB, IUD, atau alat kontrasepsi lainnya.

Jadi, Anda tidak perlu menunggu waktu lama untuk bisa menggunakan alat kontrasepsi. Bahkan, Anda bisa meminta dokter untuk memasangkan IUD pada waktu yang bersamaan dengan prosedur aborsi medis.

Kalau Anda ingin benar-benar menunda kehamilan setelah aborsi, baiknya gunakan IUD yang lebih efektif mencegah kehamilan. Namun bagaimanapun, tetap konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan alat kontrasepsi yang tepat untuk Anda. (fmz/bb)

Comments
Loading...