3 Risiko yang Mungkin Terjadi Ketika Berhubungan Dengan PSK

Berikut ini 3 risiko yang mungkin terjadi saat bercinta dengan PSK

FENOMAGZ – Bercinta dengan PSK dapat berpotensi tertular infeksi menular seksual (IMS), pastinya Anda sudah tahu tentang risiko yang akan diterima jika bercinta dengan PSK. Infeksi menular seksual dapat diakibatkan karena adanya sebuah interaksi kontak antar seks, kulit, dan bahkan dengan ciuman sekalipun.

Baca juga: Ini Dia Makanan Tinggi Likopen Yang Baik Untuk Kesuburan Pria

Berikut ini 3 risiko yang mungkin terjadi saat bercinta dengan PSK:

Terkena HIV

Human Immunodeficiency Virus atau HIV merupakan salah satu virus yang cara penyebarannya melalui cairan tubuh (pada kasus ini, cairan sperma bertemu cairan vagina). Virus paling mematikan ini, sering kali disebabkan oleh seks bebas, begitupun dengan hubungan seks dengan PSK.  Pada dasarnya, virus menyerang sistem kekebalan tubuh, ketika sudah berkembang menjadi parah, virus ini akan berubah menjadi AIDS.

advertisement

Pertama kali Anda terinfeksi, mungkin tidak akan menunjukkan gejala. Apalagi jika Anda masih terus menggunakan jasa pemuas seks. Bahkan setelah bertahun-tahun Anda bisa saja tidak sadar bahwa Anda telah terkena.

Human papillomavirus (HPV)

Human papillomavirus (HPV) adalah salah satu virus yang umum tertular lewat hubungan seksual. Sama seperti yang lain, terkadang virus ini tidak menunjukkan tanda-tanda kemunculannya, tapi tetap ada beberapa tanda yang bisa Anda perhatikan, berikut ini:

  • Terdapat beberapa kutil yang menyebar dengan jarak berhimpitan menyerupai bunga
  • Rasa gatal atau tidak nyaman di area genital Anda
  • Perdarahan saat berhubungan seks

Ketagihan seks

Berbicara soal ketagihan, sesuatu yang dianggap “menyenangkan” pastinya akan dilakukan terus menerus, maka kebutuhan akan kesenangan ini menjadi adiktif. Bila sudah ketagihan seks, bila tidak melakukannya akan menjadikannya frustrasi dan berbagai gejala psikologis lainnya. Studi menemukan bahwa keterusan mencari dan “menggunakan” PSK, akan menimbulkan kerusakan emosi (emotional damage) pada pria. Pada tahap ini maka kesadaran diri dan penyesalan tidak cukup, perlu ada terapi khusus mengatasi ketagihan seks ini. (fmz/bb)

advertisement

Comments
Loading...