advertisement

4 Dampak yang Ditimbulkan Jika Memakai Pembersih Vagina

Berikut ini 4 dampak yang ditimbulkan jika memakai pembersih vagina

Judi

judi

judi

FENOMAGZ – Pembersih vagina telah dinyatakan buruk untuk digunakan. Mengapa begitu? Menurut para ahli kesehatan, termasuk orang-orang di American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), Anda harus menghidari pembersih vagina. Pembersih tersebut dapat mengganggu keseimbangan asam di dalam vagina. Jika Anda memiliki bau yang sangat kuat, maka itu bisa menjadi tanda infeksi akibat ketidakseimbangan asam di vagina.

Baca juga: 3 Faktor Emosional Yang Memainkan Peran Dalam Jenis Nyeri Seksual

Berikut ini 4 dampak yang ditimbulkan jika memakai pembersih vagina:

Menyebabkan ketidakseimbangan bakteri

Meskipun Anda mungkin berpikir bahwa Anda menggunakan pembersih vagina untuk mencuci bakteri penyebab infeksi, sebenarnya Anda juga membersihkan bakteri baik yang dapat melindungi vagina dari infeksi. Keseimbangan bakteri baik dan buruk dapat memelihara keasaman vagina, yang akan mencegah pertumbuhan bakteri jahat berlebih.

Menyebabkan infeksi

Jika Anda telah memiliki infeksi di vagina, maka ketika Anda mencucinya dengan pembersih vagina, bakteri akan menyebar ke daerah-daerah lain. Air yang memaksa masuk ke dalam dapat memindahkan bakteri ke dalam rahim. Studi juga telah menemukan bahwa wanita yang berhenti menggunakan pembersih vagina akan memiliki lebih sedikit kemungkinan mengalami bacterial vaginosis. Jika seorang wanita mengalami bacterial vaginosis, maka ia akan memiliki risiko yang tinggi terhadap persalinan prematur dan infeksi menular seksual.

Menyebabkan penyakit radang panggul dan kanker serviks

Penyakit radang panggul adalah infeksi pada rahim, saluran tuba, dan/atau ovarium. Penelitian telah menemukan bahwa wanita yang menggunakan pembersih vagina memiliki risiko 73% lebih tinggi untuk terkena penyakit ini. Selain itu, membersihkan vagina setidaknya sekali seminggu telah dikaitkan dengan kemungkinan peningkatan kesempatan pengembangan kanker rahim.

Meningkatkan risiko komplikasi kehamilan

Wanita yang menggunakan pembersih vagina lebih dari sekali seminggu, akan memiliki lebih banyak kesulitan untuk hamil dibandingkan  dengan mereka yang tidak melakukannya. Menggunakan pembersoh vagina juga dapat menyebabkan kehamilan ektopik sebanyak 76%. Dengan kehamilan ektopik, embrio akan menempel pada organ di luar rahim. Semakin rajin Anda membersihkan vagina, maka semakin besar risko memiliki kehamilan ektopik. (fmz/bb)

Comments
Loading...