4 Hal yang Sudah Terbukti Dapat Merusak Sperma

berikut ini 4 faktor yang dapat menurunkan kualitas sperma

Judi

judi

FENOMAGZ – Meskipun pria menghasilkan jutaan sperma per harinya (di bandingkan dengan perempuan yang melepaskan sel telur sejumlah 300-400 selama hidup mereka), faktor eksternal seperti suhu dapat sangat mempengaruhi kesehatan sperma. Dan karena sel sperma akan membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu sekitar 75 hari untuk tumbuh menjadi dewasa, kualitas sperma yang buruk dapat mempengaruhi kesuburan Anda.

Baca juga: 3 Hal Yang Menyebabkan Vagina Menjadi Berkeringat

berikut ini 4 faktor yang dapat menurunkan kualitas sperma:

panas berlebihan

Testis manusia tidak dapat berfungsi dengan baik kecuali suhunya lebih dingin daripada bagian tubuh yang lain. Untungnya, anatomi laki-laki dirancang untuk menciptakan jarak antara testis dan suhu inti tubuh. Jika suhu testis naik hingga menjadi 37˚C, produksi sperma terganggu. Beberapa situasi sehari-hari yang memungkinkan testis Anda terpapar panas berlebih adalah saat berendam air panas, bekerja dengan laptop di pangkuan Anda, menggunakan celana yang ketat, atau duduk terlalu lama di tempat yang panas misalnya saat menyetir bis atau truk.

Kegemukan

Kelebihan berat badan bukan hanya mengganggu kesuburan wanita, tapi juga bisa mengurangi jumlah sperma dan menyebabkan disfungsi seksual pada pria. Menurut sebuah penelitian tahun 2009 oleh WHO, pria yang awalnya subur namun kemudian mengalami kegemukan ternyata fungsi testisnya menurun drastis dan jumlah sperma menjadi lebih rendah secara signifikan.

Namun, walaupun kegemukan dapat mengurangi jumlah sperma, ini tidak akan membuat pria mandul kecuali ia menderita obesitas alias kelebihan berat badan esktrem.

Alkohol, narkoba, dan rokok

Tembakau, alkohol, dan ganja dapat merusak fungsi seksual. Penyalahgunaan alkohol mempengaruhi kualitas dan produksi sperma secara negatif, sementara merokok mengganggu motilitas/pergerakan sperma.

Selain memperlambat keluarnya sperma, penelitian lain menunjukkan bahwa merokok dapat merusak DNA sperma dan meningkatkan risiko impotensi. Ganja juga tidak baik karena telah terbukti mengurangi jumlah sperma, fungsi sperma, dan kesuburan pria secara keseluruhan.

Kegemukan

Kelebihan berat badan bukan hanya mengganggu kesuburan wanita, tapi juga bisa mengurangi jumlah sperma dan menyebabkan disfungsi seksual pada pria. Menurut sebuah penelitian tahun 2009 oleh WHO, pria yang awalnya subur namun kemudian mengalami kegemukan ternyata fungsi testisnya menurun drastis dan jumlah sperma menjadi lebih rendah secara signifikan.

Namun, walaupun kegemukan dapat mengurangi jumlah sperma, ini tidak akan membuat pria mandul kecuali ia menderita obesitas alias kelebihan berat badan esktrem. (fmz/bb)

Comments
Loading...