5 Jenis Kopi Dengan Cara Pengolahan Paling Unik

Berikut ini 5 jenis kopi dengan cara pengolahan paling unik

FENOMAGZ – Kopi merupakan salah satu minuman dengan varian yang sangat banyak baik dari jenis tanaman, cara pengolah, hingga campuran dalam minumannya. Beberapa kopi dianggap sangat eksotis dan memiliki rasa yang sangat luar biasa sehingga memiliki rasa yang sangat luar biasa.

Baca juga: Benarkah Video Porno Bisa Sebabkan Sakit Kepala?

Berikut ini 5 jenis kopi dengan cara pengolahan paling unik:

Kopi luwak

Kopi luwak merupakan salah satu varian kopi yang berasal dari Indonesia dan memiliki harga cukup mahal dibanding jenis-jenis lain. Minuman ini dibuat dengan cara yang cukup menjijikkan yaitu dengan memberi luwak buah kopi yang sudah matang. Selanjutnya sail kotoran dari luwak yang telah memakan kopi tadi akan diambil dan kemudian diolah sebagai salah satu varian kopi ini. Karena terbatasnya jumlah kopi yang dapat dimakan oleh luwak setiap harinya maka harga dari kopi jenis ini menjadi sangat mahal.

Kopi monyet

Kopi jenis ini berasal dari Taiwan dan disebut lebih langka dibanding kopi luwak. Biji kopi ini berasal dari hasil buah kopi yang coba dimakan oleh monyet-monyet yang dilepaskan di daerah sekitar pertanian. Hasil biji kopi yang dibuang oleh monyet tadi kemudian diproses menjadi sebuah kopi yang sangat lezat. Hasil kunyahan monyet terhadap biji kopi disebut menghasilkan rasa vanila terhadap kopi tersebut.

Kopi muson india

Dibanding dengan kopi-kopi unik lainnya, jenis ini tidak memanfaatkan pengolahan dari hewan. Hanya saja cara ini juga membuat kopi membutuhkan waktu yang lebih lama dalam pengolahannya. Dalam prosesnya, setelah dipetik, kopi jenis ini dibiarkan dalam waktu lama terutama ketika pergantian musim untuk menyerap lebih banyak air yang terkandung di udara. Cara ini terinspirasi dengan lamanya pelayaran pada masa lalu yang menyebabkan kopi memiliki rasa yang khas karena telah dibiarkan menyerap lebih banyak air dan udara selama disimpan.

Kopi burung jacu

Kopi ini merupakan jawaban dari petani Brazil terhadap kopi luwak yang berasal dari Indonesia. Alih-alih sama menggunakan luwak, petani Brazil lebih memilih memanfaatkan salah satu burung khas Brazil yang sebelumnya dianggap hama bagi tanaman yaitu burung Jacu. Hasil dari cara ini adalah sebuah kopi dengan rasa yang sangat unik dan berkurangnya pahit dari kopi karena telah dicerna oleh burung jacu.

Kopi gajah

Selain kopi luwak dan burung jacu, terdapat satu kopi lagi yang menggunakan proses yang sama yaitu kopi gajah. Kopi jenis ini dikembangkan oleh sebuah resor di Chiang Rai, Thailand dan disebut-sebut sebagai kopi termahal di dunia. Bahkan kopi ini dipatok harga dua kali lipat dibanding kopi luwak yang sudah cukup mahal. Dengan proses yang dilakukan oleh gajah ini, rasa pahit dalam kopi juga disebut banyak berkurang. (fmz/bb)

Comments
Loading...