Fenomagz
Unleash the Wild Side

5 Kebiasaan Buruk Ini Sering Dipicu Oleh Sifat Mudah Emosian

Berikut 5 kebiasaan buruk yang sering dipicu sifat mudah emosian

0

FENOMAGZ – Meskipun ada banyak kebiasaan yang dapat mempengaruhi kesehatan fisik, ada juga beberapa kebiasaan buruk yang merusak kesehatan emosional. Orang-orang biasanya tidak memperhatikan kebiasaan ini karena seringkali tampak tidak berbahaya. Namun, kebiasaan ini dapat sangat mengganggu kebahagian dan juga berdampak pada kesehatan Anda dalam jangka panjang.

Baca juga: 4 Hal Mengejutkan Yang Bisa Jadi Sumber Kepuasan Seksual Anda

Berikut 5 kebiasaan buruk yang sering dipicu sifat mudah emosian:

Mengkonsumsi terlalu banyak kafein

Kopi telah menjadi bagian penting dalam kehidupan banyak orang. Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa kafein, pada kenyataannya, adalah obat, sehingga dapat menyebabkan kecanduan jika dikonsumsi jangka panjang.

Merokok

Menghentikan kebiasaan merokok dapat terasa benar-benar menyiksa. Bahkan berhenti merokok hampir sama sulitnya dengan berhenti menggunakan heroin. Sayangnya, kita semua tahu bahwa rokok bisa jadi sangat mahal, baik dalam masalah finansial ataupun kesehatan, dan karena merokok menimbulkan lebih banyak kerugian daripada manfaat, lebih layak untuk menyingkirkan rutinitas yang buruk ini.

Minum alkohol

Banyak orang menemukan bahwa segelas red wine bisa menjadi solusi yang baik untuk bersantai setelah penat melakukan pekerjaan, dan kebanyakan ilmuwan dan peneliti setuju jika anggur merah memberikan manfaat pada sistem kerja jantung.

Belanja komplusif

Meskipun membeli hadiah yang bagus untuk diri sendiri menjadi ide bagus dan strategi psikologis perawatan diri yang efektif, belanja tanpa batasan untuk meredakan stres atau untuk membuat diri merasa lebih baik. Hanya saja dapat menyebabkan lebih banyak berdampak pada tekanan finansial dalam jangka panjang.

Baca juga:   Begini Cara Bangun Sebuah Kepercayaan Lewat Bahasa tubuh

Makan 

Makan bisa membuat diri merasa lebih baik untuk sesaat, tetapi lapar emosional tidak dapat diisi dengan makanan. Diet yang buruk dapat memberikan tambahan stres dengan memicu ketidakseimbangan gula darah, yang membuat situasi yang menegangkan tampak lebih tidak terkontrol. Anda akan sering merasa lebih buruk daripada sebelumnya karena kalori yang telah Anda konsumsi. Akibatnya, Anda berhenti belajar mencari cara yang lebih baik dan sehat untuk menangani emosi, kemudian Anda akan semakin kesulitan untuk mengontrol berat badan, dan Anda akan merasa tidak berdaya dan tanpa harapan baik dalam hal makanan dan emosi. (fmz/bb)

Comments
Loading...