Fenomagz
Unleash the Wild Side

5 Mitos Rambut Kemaluan dan Faktanya

Simak mitos dan fakta rambut kemaluan berikut ini

0

FENOMAGZ – Ada yang percaya rambut kemaluan memiliki manfaat kesehatan. Namun tak jarang rambut kemaluan juga di anggap sumber penyakit karena menjadi tempat berkembang biak bakteri.

Lantas, apa kata ahli? Simak mitos dan fakta rambut kemaluan berikut ini:

Rambut kemaluan melindungi penyakit menular seksual

Sebenarnya justru sebaliknya. Rambut kemaluan merupakan tempat berkembang biaknya bakteri. Tidak di ragukan lagi, tanpa rambut kemaluan area intim jadi lebih bersih karena rambut kemaluan jadi sarang berkumpulnya bakteri.

Namun banyak wanita yang salah menganggap bahwa rambut kemaluan melindungi diri dari penyakit menular seksual. “Rambut kemaluan saja tidak cukup melindungi infeksi menular seksual(IMS), kata Sejal Shah, MD, seorang dermatolog di New York.

Baca juga: Usai Kehujanan, Lakukan 7 Hal Ini Agar Tidak Sakit

Rambut kemaluan membuat seks jadi lebih nyaman

Banyak yang berpikir, rambut kemaluan menyebabkan kurangnya gesekan saat berhubungan seks. Jadi beberapa wanita cenderung memilih untuk mencukur bagian tersebut.

Secara teori, Anda bisa mendapatkan stimulasi tanpa bulu kemaluan. Tapi itu tergantung dari wanita itu sendiri, berapa banyak rangsangan atau tekanan yang perlu mereka terima untuk mencapai orgasme.

Warna rambut kemaluan sama dengan rambut di kepala

Ini klasi, tapi kadang masih di percaya wanita. Jika kalian tahu, seharusnya perikasa alis seorang wanita untuk prediksi yang lebih akurat. Dalam kebanyakan kasus, warna rambut kemaluan sesuai dengan alis.

Rambut kemaluan tidak pernah berhenti tumbuh

Baca juga:   Ternyata, Seks Bisa Meningkatkan Daya Ingat

Rambut kemaluan pada satu titik juga bisa berhenti tumbuh. Setiap orang memiliki panjang rambut kemaluan yang bervariasi. Biasanya rambut kemaluan berhenti tumbuh antara 0,5 hingga dua inci.

Kulit sensitif tak dianjurkan mencukur rambut kemaluan

Jika anda mencukur rambut kemaluan akan mengiritasi kulit. Justru dengan mencukur rambut kemaluan, bakteri yang hidup di sana secara alami memiliki akses untuk menyebabkan benjolan dan infeksi. (fmz/bb)

Comments
Loading...