5 Penyebab Kematian yang Paling Sering Terjadi Pada Pria di Seluruh Dunia

Berikut ini 5 kematian pada pria yang paling umum terjadi

Judi

judi

FENOMAGZ – Menurut data himpunan Badan Pusat Statistik dari tahun 2010 sampai 2015, angka harapan hidup di Indonesia rata-rata mencapai usia 70 tahun. Namun tidak ada yang dapat memprediksi kematian, entah itu waktu maupun penyebabnya. Penyebab kematian setiap orang pun berbeda-beda, baik pria maupun wanita .

Baca juga: Sperma Suami Yang Tidak Sehat Bisa Menyebabkan Pasangan Anda Keguguran

Berikut ini 5 kematian pada pria yang paling umum terjadi:

Penyakit jantung

Penyakit jantung adalah penyebab utama kematian pada pria di hampir seluruh bagian dunia. Penyakit jantung itu sendiri adalah istilah umum yang di gunakan untuk sekelompok kondisi yang berhubungan dengan penumpikan plak di dinding arteri jantung. Hal ini meningkatkan risiko Anda terhadap serangan jantung dan stroke. Masalah jantung lainnya meliputi angina, aritmia, dan gagal jantung.

Kanker

Kanker adalah penyebab utama kematian secara global. Terhitung, kanker telah menelan 8,8 juta nyawa sampai pada tahun 2015. Kanker paru adalah penyebab utama kematian pria yang terkait kanker. Data CDC menyebutkan bahwa 81 dari setiap 100,000 pria dapat terkena kanker paru. Kanker paru itu sendiri sudah membunuh kurang lebih 88 ribu pria di Amerika Serikat pada tahun 2007.

Kecelakaan

Menurut Jake Nelson, direktur AAA Foundation for Traffic Safety, remaja pria dan pria dewasa muda adalah dua kelompok yang paling berisiko tinggi untuk mengalami kecelakaan lalu lintas akibat menyetik saat mengantuk.

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)

Penyakit saluran pernapasan bawah kronis adalah kumpulan penyakit paru-paru yang menyebabkan penyumbatan aliran udara dan masalah terkait pernapasan, terutama penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) juga bronkitis, emfisema, dan asma. Angka kasus PPOK secara nasional di perkirakan lebih banyak di temukan pada laki-laki dari pada perempuan.

Bunuh diri

Bunuh diri adalah salah satu kasus serius yang sering terlupakan karena di anggap tabu. Padahal, angka bunuh diri di Indonesia tidak bisa di bilang sepele. Sepanjang tahun 2005 saja ada sebanyak 30.000 kasus bunuh diri yang tercatat di Indonesia, dan ini hanyalah yang resmi di laporkan. Ada lebih banyak lagi kejadian bunuh diri yang di tutup-tutupi, entah karena rasa malu keluarganya, atau demi menjaga kehormatan almarhum. (fmz/bb)

Comments
Loading...