advertisement

5 Penyebab Terjadinya Bercak Putih Di Puting Susu

Berikut ini 5 penyebab terjadinya bercak putih di puting susu

Judi

judi

judi

FENOMAGZ – Munculnya bercak putih di area puting susu mungkin akan membuat Anda atau pasangan Anda jadi khawatir. Terkadang bintik-bintik ini akan membuat area payudara Anda atau pasangan Anda Menjadi Nyeri.

Baca juga: Cara Tepat Mengatasi Kehamilan Dan Perubahan Hormon

Berikut ini 5 penyebab terjadinya bercak putih di puting susu:

Kehamilan dan perubahan hormon

Puting susu mengalami beberapa perubahan selama kehamilan, seperti munculnya benjolan kecil di sekitar areola Anda. Benjolan ini disebut dengan tuberkel Montgomery, yaitu kelenjar yang melepaskan zat berminyak untuk menjaga puting tetap lembut dan lentur.

Kelenjar ini juga berfungsi melumasi puting Anda dan memberitahu bayi Anda untuk menyusui dengan aroma khusus yang dikeluarkan. Aroma zat berminyak ini mendorong dan membantu bayi dalam menemukan puting susu ketika pertama kali menyusui.

Perubahan hormon selama kehamilan dapat menyebabkan kelenjar ini membesar. Namun, kondisi ini bisa juga terjadi saat seorang wanita tidak hamil atau menyusui. Perubahan hormon lainnya dapat menimbulkan hal yang sama pada puting susu Anda.

Pori-pori puting susu tersumbat

Saat Anda menyusui buah hati Anda, susu mengalir keluar dari puting melalui lubang yang disebut pori-pori. Terkadang, pori-pori puting ini dapat tersumbat oleh gumpalan susu. Jika kulit Anda menutup pori-pori puting, terbentuklah lepuhan susu. Saluran di belakang puting juga bisa tersumbat.

Lepuhan susu dapat menimbulkan bintik atau bercak putih di puting susu Anda, yang bisa sangat menyakitkan seperti terasa tertusuk. Lepuhan ini bisa berwarna kuning muda atau merah jambu, dan kulit di sekitarnya berubah menjadi merah.

Saat menyusui, tekanan yang diberikan bayi untuk mengisap puting biasanya akan menghilangkan sumbatan. Namun, jika sumbatan tidak hilang, Anda bisa mengalami infeksi payudara yang disebut dengan mastitis.

Abses subareolar

Abses subareolar adalah penumpukan nanah di jaringan payudara yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Kondisi ini sering diakibatkan oleh mastitis yang tidak ditangani dengan baik sampai tuntas.

Abses ini tidak selalu terjadi ketika wanita menyusui, melainkan juga bisa disebabkan oleh bakteri yang masuk ke jaringan payudara melalui luka, seperti adanya jerawat atau tindik puting.

Infeksi jamur

Infeksi jamur yang sering disebut thrush disebabkan oleh Candida albicans. Anda bisa memiliki kondisi ini jika Anda atau bayi baru saja mengonsumsi antibiotik atau mengalami infeksi jamur vagina.

Selain menimbulkan bintik-bintik atau bercak putih di puting susu, puting Anda juga akan jadi merah dan terasa sangat menyakitkan. Infeksi jamur ini sangat menular, jadi Anda bisa menyebarkannya ke bayi Anda dan sebaliknya.

Herpes

Meskipun virus herpes simpleks biasanya menginfeksi mulut dan alat kelamin, ini juga dapat memengaruhi payudara. Biasanya, herpes di payudara berpindah ke ibu dari bayinya yang baru terinfeksi selama menyusui.

Herpes tampak seperti benjolan kecil yang dipenuhi cairan dan kemerahan pada puting. Ketika benjolan sembuh, mereka membentuk scabs. Bayi Anda mungkin memiliki benjolan yang sama pada kulit mereka. (fmz/bb)

Comments
Loading...