advertisement

5 Perubahan yang Akan Terjadi Pada Penis Saat Tua Nanti

Berikut ini 5 perubahan yang akan terjadi pada penis di usia tua

judi

FENOMAGZ – Bagaimana kondisi penis ketika tua nanti? Bukan cuma wanita saja yang takut payudara atau vaginanya kendur seiring bertambahnya usia. Nyatanya, pria juga khawatir akan kondisi perubahan drastis pada penis di usia tua. Konon, saat tua nanti, simbol “kegagahan” pria itu hanya akan menjadi alat untuk mengeluarkan urin saja.

Baca juga: Berapa Lama Umur Kondom Yang Aman Untuk Disimpan?

Berikut ini 5 perubahan yang akan terjadi pada penis di usia tua:

Kulit penis akan kendor

Kondisi penis ketika tua akan mengalami kendur pada bagian kulit batang penis dan testisnya. Volume penis juga akan berkurang seiring penambahan usia pria. Biasanya perubahan awal ini akan terjadi ketika pria memasuki usia di pertengahan 40-an.

Tapi yang mungkin melegakan Anda para pria adalah, Anda masih bisa memproduksi sperma dan air mani di usia yang tergolong lanjut tersebut. Meski demikian, tetap saja kualitas sperma Anda tidak sebaik pada saat dahulu usia subur.

Ukuran penis akan berubah

Ukuran penis ketika tua nanti akan berkurang menjadi sedikit mengecil. Pada usia tua, metabolisme pria akan berubah menjadi agak lambat, dengan begitu berat badannya juga akan naik dan lemaknya paling sering bertumpuk pada bagian perut mereka.

Nah, kondisi ini akan berhubungan dengan ukuran penis pria. Berat badan yang bertambah ini akan menciptakan tampilan visual dari penis Anda menjadi lebih pendek. Selain itu, semakin tua seorang pria, stamina yang diciptakan juga menjadi berkurang saat berhubungan seksual. Wajar dan sulit untuk diperbaiki mengenai kondisi penis Anda yang menyusut ketika tua nanti.

Rambut kemaluan makin botak

Ketika memasuki usia 50 ke atas, rambut pada kemaluan tidak akan selebat dahulu. Kondisi ini disebabkan sebagai perubahan sirkulasi udara dan kadar testosteron pada pria yang berkurang seiring bertambahnya umur.

Penis akan bengkok

Semakin tua, otot pada penis pria juga akan berubah. Perubahan yang dialami adalah bengkok atau cenderung berbelok ke bagian tertentu, bisa ke kiri atau kanan. Penis pria yang bengkok ini disebabkan oleh aktivitas seksual yang telah dilakukan. Tapi jika bengkoknya si penis pria ini disertai rasa sakit, baiknya Anda periksakan kondisi kesehatan ke dokter.

Risiko disfungsi ereksi

Anda lebih berisiko mengalami disfungsi ereksi seiring bertambahnya usia. Pembuluh darah yang membawa darah masuk ke area penis, tidak akan bekerja dengan baik seperti dahulu Anda berusia subur. Kondisi ini disebabkan oleh penis yang memang organ tubuh yang penuh pembuluh darah isinya. Dengan hilangnya aliran darah, ini dapat memengaruhi kemampuan pria utnuk mempertahankan ereksi yang lama dan kuat. (fmz/bb)

Comments
Loading...