6 Cara Atasi Luka Pada Wajah Karena Alat Cukur

Berikut ini 6 cara efektif untuk mengobati luka di wajah karena terkena pisau cukur

FENOMAGZ – Cukuran atau mencukur merupakan kegiatan utama pria demi menjaga penampilan mereka. Biasanya saat kumis atau jenggot jadi lebat, tak sedikit pria yang mencukurnya sebab hal ini menciptakan kesan berantakan.

Dan karena saking semangatnya dalam bercukur, tak jarang wajah jadi terluka karena pisau cukur. Tak cukup menimbulkan luka berdarah, luka cukur juga bisa jadi bengkak lama-kelamaan. Tentu saja hal ini bisa mengganggu penampilan.

Baca juga: 5 Alasan Yang Dapat Membuat Wanita Suka Menonton Film Porno

Berikut ini 6 cara efektif untuk mengobati luka di wajah karena terkena pisau cukur:

Gula

Gula merupakan exfoliator alami yang akan membantu menenangkan kulit yang luka. Campur secangkir gula dalam setengah cangkir minyak zaitun. Kemudian oleskan di atas kulit yang luka. Setelah itu bilas dengan air hangat.

Baking soda

Baking soda memiliki sifat menenangkan dan anti-inflamasi sehingga baik untuk mengobati luka di kulit. Namun jangan lupa untuk mencampurkan baking soda ini dengan air hangat sebelumnya.

Membran telur

Anda tahu membran telur? Membran telur merupakan lapisan dalam dari telur di dalam cangkang. Jadi setelah Anda memecahkan telur, ambil kulit membrannya dan kemudian aplikasikanlah di atas kulit yang luka. Tunggu hingga kering kemudian bilas dengan air hangat.

Minyak tea tree

Minyak tea tree bersifat antibakteri, antiseptik dan anti-inflamasi yang membantu menyembuhkan kulit. Oleskan dan diamkan selama 10-15 menit di atas kulit yang luka. Hal ini bermanfaat untuk menghentikan peradangan yang terjadi.

Lidah buaya

Menerapkan lidah buaya juga bermanfaat untuk menyembuhkan kulit yang luka karena cukuran. Sifat anti inflamasi di dalam lidah buayalah yang menyebabkan hal tersebut.

Garam

Garam membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mempercepat proses penyembuhan luka. Oleskan garam yang telah dicampur dengan air hangat untuk mengobati luka ini. (fmz/bb)

Comments
Loading...