advertisement

Apa Penyebab Wanita Kentut Ketika Berhubungan Seks Bisa Berbeda

berikut ini penyebab wanita kentut ketika berhubungan seks berbeda

judi

FENOMAGZ – Saat Anda berhubungan seks, gerakan dan gesekan dari penis dapat menyebabkan tekanan pada anus yang terletak di sebelah dinding vagina. Selain itu, gesekan penis yang bolak-balik ini, dapat dengan mudah mengundang gas masuk dan terjebak di dalam vagina. Jadi kadang saat Anda hendak mencapai klimaks, otot-otot di sekitar alat kelamin Anda akan rileks dan bisa saja melepaskan gas yang terjebak di dalamnya.

Baca juga: Ini Dia Proses Ejakulasi Air Mani Ketika Orgasme!

Selain berhubungan seksual, penggunaan tampon atau alat-alat lain seperti sex toy pun dapat menyebabkan angin terdorong sehingga menimbulkan bunyi seperti bunyi buang angin. Lalu, pemeriksaan vagina oleh dokter atau ginekolog pun juga dapat menyebabkan queef, karena biasanya dokter atau ginekolog akan menggunakan alat (spekulum) untuk memeriksa bagian dalam vagina.

Laki-laki dan perempuan bisa sama-sama kentut saat seks karena alasan di atas. Tapi khususnya pada wanita, kentut saat berhubungan seks bisa berasal dari tempat berbeda selain anus, yaitu lewat vagina.

Buang angin melalui vagina, disebut queef, tidak disebabkan oleh aktivitas bakteri dalam sistem pencernaan. Queef adalah hasil dari pelepasan udara yang terjebak di dalam vagina. Pasalnya, vagina tidak berbentuk seperti tabung lurus melainkan bergelombang dan berkerut-kerut, sehingga memudahkan udara terperangkap di dalam vagina. Terjadinya queef juga biasanya dihubungkan dengan melemahnya otot-otot yang terdapat di vagina dan pelvis.

Tidak seperti buang angin yang berasal dari anus, kentut yang berasal dari vagina tidak berbau. (fmz/bb)

Comments
Loading...