Benarkah Masturbasi Bisa Membuat Lutut Menjadi Kopong?

berikut ini penjelasan benar atau tidak masturbasi membuat lutut kopong

FENOMAGZ – Masturbasi merupakan salah satu topik yang tabu untuk diperbincangkan di tengah masyarakat, dianggap tidak senonoh dan kurang pantas. Terbatasnya akses informasi akurat seputar onani pada akhirnya mengarah ke begitu banyak kesalahpahaman dan mitos tentang masturbasi di kalangan masyarakat.

Baca juga: 5 Teknik Masturbasi Super Efektif Yang Wajib Diketahui

advertisement

Padahal, masturbasi dilakukan bukan tanpa sebuah alasan. Pada pria, aksi seks solo ini terjadi secara alami untuk mengganti kloter sperma lama dengan sperma yang lebih baru, sehat dan berkualitas. Ditemukan bahwa semakin lama seorang pria tidak bermasturbasi, semakin banyak jumlah sperma yang “dimuntahkan” kembali oleh vagina melalui air mani yang mengalir keluar pasca-seks, alias flowback sperm. Semakin muda “usia” dan semakin segar sampel sperma pria, akan semakin besar kemungkinan para perenang andal ini untuk lebih diterima oleh saluran reproduksi wanita untuk proses pembuahan.

Pada wanita, orgasme, yang sering diperoleh melalui masturbasi, juga dikaitkan dengan kemampuan penyimpanan sperma yang lebih tinggi. Orgasme juga dipercaya mampu memberikan wanita insentif untuk lebih terlibat aktif dalam hubungan seks, dan oleh karena itu meningkatkan peluang mereka bereproduksi.

Lutut berderik kesat yang Anda sesekali dengar ketika ngulet atau berjalan berasal dari penumpukan gas di ruangan kosong sekitar sendi yang membentuk gelembung udara kecil di cairan sinovial (pelumas lutut). Beberapa gelembung ini bisa pecah dan ligamen otot lutut dapat tertarik atau terasa kesat. Ini terjadi pada semua orang dari waktu ke waktu. (fmz/bb)

advertisement

Comments
Loading...