advertisement

Benarkah Memakai Deodoran Setiap Hari Dapat Menyebabkan Pria Impoten?

berikut ini penjelasan menurut hasil penelitian

Judi

judi

judi

FENOMAGZ – Dugaan bahwa deodoran mengandung phtalate dan triklosan di dalamnya. Triloksan adalah agen bakteri yang dapat membunuh bakteri penyebab bau badan. Sementara itu, phtalate merupakan sebuah agen perekat yang membantu produk bisa tetap menempel pada kulit Anda. Phthalate sendiri mampu membuat aroma deodoran menjadi tahan lama. Kedua zat aktif ini telah lama dikaitkan dengan gangguan keseimbangan hormon yang berefek negatif pada sistem reproduksi pria.

Baca juga: Ini Dia Efek Yang Akan Terjadi Pada Ereksi Pria Jika Mengonsumsi Alkohol Dalam Jangka Panjang!

Jika menumpuk terlalu banyak dalam tubuh, phtalate dan triclosan akan terperangkap dalam sel dan darah sehingga mengganggu sistem endokrin yang bertanggung jawab untuk menjaga keseimbangan hormon dalam tubuh. Beberapa jenis hormon yang terganggu karena adanya dua kandungan ini dalam tubuh antara lain hormon tiroid dan testosteron.

Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa hormon tiroid yang rendah dapat menyebabkan kadar testosteron rendah, hormon yang penting untuk fungsi reproduksi dan kesuburan pria. Hipotiroidisme juga bisa dikaitkan dengan rendahnya libido atau impotensi. Beberapa penelitian kecil kemudian menunjukkan bahwa hipotiroidisme dapat memengaruhi produksi dan proses pematangan sperma. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa masalah kesuburan pria juga terkait dengan hipertiroidisme (tiroid terlalu aktif). Ini menunjukkan bahwa sistem endokrin harus berfungsi baik untuk menjaga keseimbangan hormon tubuh.

Selain itu, Heather Patisaul, Ph.D., seorang profesor ilmu biologi di North Carolina State University menyatakan bahwa phthalates dalam deodoran juga diduga memiliki efek negatif pada perkembangan saraf. Pada pria, gangguan saraf bisa tercermin pada kerja sistem reproduksinya yang menghambat aktivitas testosteron. Kekurangan testosteron dapat menyebabkan pria kurang berstamina, mengalami impotensi (disfungsi ereksi), hingga penurunan massa otot.

Namun yang perlu dipahami, sampai saat ini penelitian masih dilakukan pada hewan lab. Tetap diperlukan penelitian lebih lanjut secara mendalam untuk benar-benar memastikan apakah deodoran bisa menjadi penyebab tunggal dari masalah pada sistem reproduksi pria. (fmz/bb)

Comments
Loading...