advertisement

Benarkah Menggigit Terlalu Keras Saat Bercinta Dapat Menyebabkan Infeksi?

berikut ini penjelasan menurut para ahli

Judi

judi

judi

FENOMAGZ – Menggigit saat bercinta bisa jadi satu cara untuk memanaskan sesi hubungan intim Anda dan pasangan. Meski begitu, Jane Greer, PH.D seorang terapis seks dan konselor pernikahan, mengatakan bahwa dilihat dari segi psikologis, menggigit saat seks dapat ditafsirkan sebagai perilaku agresif dan mendominasi. Jika langsung gigit tanpa seizin pasangan, apalagi keras-keras, bukannya tidak mungkin gigitan nakal menggoda Anda disalahpahami sebagai “main kasar” dan akhirnya malah merusak seks. Terlebih, tidak semua orang memang suka digigit atau tidak ingin meninggalkan bekas.

Baca juga: Benarkah Saat Berciuman Terdapat 80 Juta Bakteri Yang Masuk Kedalam Mulut?

Jika menggigit saat bercinta adalah salah satu fetish atau fantasi seksual Anda, sebaiknya biarkan pasangan Anda tahu. Apalagi jika selama ini Anda berdua belum pernah melakukannya, baik saat foreplay sekalipun. Tidak perlu dibicarakan dari jauh-jauh hari, cukup beri tahu pasangan ketika sedang beraksi dan hasrat ingin mengigit muncul. Misalnya, “Boleh gigit nggak?”, atau “Apakah ini ok?” sambil memberi gestur mencupang.

Bagi beberapa orang, menggigit tubuh pasangan adalah cara mereka untuk mengekspresikan gairah dan kepuasan seksual, reaksi lonjakan gairah saat mendekati klimaks, atau justru sebagai teknik andalan untuk membangkitkan gairah seksual pasangan. Tidak ada yang salah dengan hal ini. Beberapa orang mungkin malah juga menikmati sensasi sakit yang dirasakan saat digigit.

Menurut NCBI (National Institutes of Health), gigitan manusia dapat berisiko menyebabkan luka infeksi di area gigitan dan menjadi gerbang masuk berbagai parasit penyebab penyakit. Risiko ini bisa meningkat terutama jika Anda doyan menggigit di area sensitif yang kulitnya tipis, seperti selangkangan, penis, puting, telinga, maupun leher. (fmz/bb)

Comments
Loading...