Benarkah Pedofil Umumnya Mengasingkan Diri Namun Agresif Saat Dikonfrontasi?

berikut ini penjelasan mengapa pedofil cenderung mengasingkan diri

Judi

judi

FENOMAGZ – Beberapa individu yang mengidap pedofilia mampu menampilkan diri mereka sebagai anggota masyarakat yang normal secara psikologis ketika penyelidikan atau pertemuan sesaat, walaupun mereka memiliki gangguan kepribadian yang parah tapi di balik semua itu tampak luar. Pengidap pedofilia umumnya akan mengalami perasaan rendah diri, isolasi atau kesepian, ketidak percayaan diri, disforia internal, dan ketidakmatangan emosi.

Baca benar: Posisi Seks Yang Bisa Anda Lakukan Dan Yang Harus Di Hindari Saat Si Dia Hamil Trimester Pertama

Selain itu, pedofil memiliki kesulitan untuk berinteraksi dengan orang dewasa lainnya yang sesuai dengan usia mereka, terutama karena ketiadaan aspek ketegasan yang mereka miliki, peningkatan kadar pasif-agresif, dan kemarahan atau kekejaman. Karakteristik perilaku ini menyebabkan mereka kesulitan untuk menangani pengaruh menyakitkan, yang mengakibatkan penggunaan mekanisme pertahanan diri yang berlebihan dengan cara intelektualisasi, penolakan, distorsi kognitif (misalnya, memanipulasi fakta), dan rasionalisasi. Walaupun begitu, tidak menutup kemungkinan pengidap pedofilia bisa menikah.

Kebanyakan pelanggar seksual terhadap anak adalah pria, walaupun pelaku wanita mencakup 0,4% -4% dari pelanggar kejahatan seks yang dihukum pidana. Wanita pedofil cenderung berusia muda (22-23 tahun), memiliki keterampilan hidup yang kurang, mungkin memenuhi kriteria kehadiran gangguan kejiwaan, terutama depresi dan penyalahgunaan narkoba; juga memenuhi kriteria dari gangguan kepribadian (antisosial, borderline, narsisistik, dan ketergantungan).

Dalam kasus di mana pelaku perempuan terlibat dalam pelecehan seksual anak, ada peluang besar bahwa ada pedofil pria yang ikut terlibat. Ketika pedofil pria ikut terlibat, biasanya korban anak bisa lebih dari satu orang. (fmz/bb)

Comments
Loading...