Benarkah Video Porno Bisa Sebabkan Sakit Kepala? Ini Penjelasannya!

berikut ini penjelasan menurut salah seorang ahli saraf

FENOMAGZ – Seorang pria India dilaporkan menderita sakit kepala parah saat dia melihat video porno selama dua tahun terakhir ini. Sakit kepala yang dirasakannya cukup parah hingga dia harus berhenti menonton video porno.

Baca juga: 5 Makanan Yang Menjadi Pemicu Orgasme

Berdasarkan ahli saraf yang menanganinya, rasa sakit kepala yang dialami pria itu datang berangsur-angsur dimulai lima menit saat menonton video. Kemudian akan semakin hebat hingga video dimainkan selama delapan sampai 10 menit.

Menurut Dr Amy Gelfand, seorang ahli saraf di University of California, San Fransisco School of Medicine, terdapat dua jenis sakit kepala yang terkait dengan aktivitas seksual. Tampaknya pria India ini memiliki jenis sakit kepala yang tidak umum, yaitu sakit kepala yang datang berangsur-angsur bersamaan dengan semakin meningkatnya gairah seksual.

“Jenis yang umum adalah sakit kepala yang tiba-tiba saat merasakan orgasme,” kata Gelfand.

Meskipun telah berhasil didiagnosis, namun sakit kepala yang terkait dengan aktivitas seks masih menjadi misteri. Menurut Gelfand tak ada yang mengetahui secara pasti penyebab terjadinya. beberapa berasumsi bahwa adanya kontraksi otot pada leher dan rahang saat melakukan hubungan seks bisa menyebabkan sakit kepala. Sementara yang lainnya berpendapat bahwa hal ini disebabkan oleh pembuluh darah di kepala yang tidak bereaksi secara normal terhadap aktivitas seksual.

Sakit kepala yang berkaitan dengan aktivitas seksual selama ini diderita sekitar 1% dari populasi dunia, dan lebih sering dialami oleh pria. Sementara ini penelitian belum menemukan adanya kaitan antara sakit kepala dengan perilaku seksual tertentu.

Jika Anda memiliki penyakit serupa seperti pria India tersebut, maka peneliti menyarankan agar Anda mengonsumsi ibuprofen dan acetaminophen 1,5 jam sebelum menonton video porno. Pria India tersebut melakukannya dan mengaku telah merasa lebih baik. (fmz/bb)

Comments
Loading...