Berapakah Ukuran Penis yang Normal? Bisakah Mengubah Ukuran Penis?

berikut ini penjelasan dari penelitian yang telah dilakukan

FENOMAGZ – Terlepas dari rayuan gombal iklan pembesar penis yang ada di luaran sana, Anda sebenarnya tidak bisa mengubah banyak ukuran penis Anda. Pada dasarnya semua usaha membesarkan penis akan berujung sia-sia. Bagi kebanyakan pria, panjang penis yang mereka capai setelah melewati masa puber ini akan menjadi ukuran maksimum penis mereka untuk seumur hidup.

Baca juga: Benarkah Berhubungan Seks Merupakan Cara Alami Mengatasi Insomnia?

Ukuran penis sedikit banyak lebih ditentukan secara genetik. Terlebih, tidak seperti payudara atau hidung yang bisa diutak-atik, penis bukanlah organ statis. Penis adalah organ yang berisi jaringan mirip seperti spons yang dapat mengembang terisi darah dan kemudian kembali mengempis, dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, pembedahan sekalipun tidak akan berhasil karena tidak ada bahan cangkokan dari bagian tubuh lainnya yang cocok untuk kebutuhan spesifik seperti ini.

advertisement

Perlu diingat juga bahwa suplemen atau vitamin pembesar penis kebanyakan ditemukan tidak aman untuk dikonsumsi. Viagra pun sebenarnya bukan ditujukan untuk membesarkan penis, melainkan untuk membantu pria yang memiliki masalah disfungsi ereksi.

Pada dasarnya sulit untuk menentukan ukuran penis normal. Ukuran penis tiap orang tergantung pada gen yang dimilikinya, sama seperti ukuran tangan, kaki, dan warna mata Anda. Perlu diingat, ukuran penis tidak ada hubungannya dengan kejantanan atau kemampuan seksual.

Namun, dalam Journal of Urology, ukuran penis secara umum saat sedang lembek sekitar 8,8cm – 10cm dan saat ereksi bisa mengembang jadi sekitar 13 cm-14.2 cm. Sementara, ukuran penis rata-rata pria Indonesia saat ereksi berada di rentang 10,5-12,8 cm. (fmz/bb)

advertisement

Comments
Loading...