Fenomagz
Unleash the Wild Side

Berkendara Lebih dari 2 jam Sehari Buruk Bagi Kesehatan Tubuh!

Kamu tahu bahwa mengemudi secara teratur selama lebih dari 2 jam sampai 3 jam sehari itu buruk bagi jantung anda

0

 

FENOMAGZ – Di kehidupan yang semakin modern, semakin banyak orang yang beraktivitas dengan berkendara atau mengemudi. Tapi, tahukah anda jika mengemudi selama berjam-jam dapat berdampak buruk terhadap kesehatan anda?

Mengemudi selama berjam-jam dapat mengurangi kecerdasan anda. Periset telah menemukan bahwa kekuatan otak turun lebih cepat pada orang parah baya yang mengemudi setiap hari.

Kamu tahu bahwa mengemudi secara teratur selama lebih dari 2 jam sampai 3 jam sehari itu buruk bagi jantung anda. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa mengemudi juga buruk bagi otak anda. Mungkin karena pikiran anda kurang aktif pada jam-jam itu.

Dalam penelitian menemukan 93.000 orang yang berkendara lebih dari 2 sampai 3 jam sehari biasanya memiliki kemampuan otak yang lebih rendah. Selama 5 tahun berikutnya, kekuatan otak mereka terus menurun lebih cepat daripada orang-orang yang tidak banyak mengemudi atau tidak.

Penurunan kognitif bisa terukur selama 5 tahun karena bisa terjadi dengan cepat pada orang berusia lanjut setengah baya. Hal ini terkait dengan faktor gaya hidup seperti merokok dan pola makan yang buruk, ditambah lagi dengan waktu yang dihabiskan untuk mengemudi, tutur bakrania.

Duduk terlalu lama

Mengemudi juga membuat seseorang harus duduk berjam-jam di mobil atau motor, terutama ketika macet. Hal ini juga menimbulkan bahaya lain dari berkendara berjam-jam bagi kesehatan. Duduk terlalu lama jelas tidak baik untuk tubuh. Masalah yang timbul akibat duduk terlalu lama antara lain nyeri pinggang, kesemutan, dan dehidrasi. Bahkan, duduk terlalu lama bisa menyebabkan pembengkakan pada punggung kaki dan tungkai bagian bawah.

Baca juga:   Waspada, Jarang Sikat Gigi Bikin Kualitas Sperma Memburuk Lho

Duduk terlalu lama juga memengaruhi daya tahan tubuh, mengganggu kinerja otot, dan pembengkakan pembuluh darah. Tentunya ini berbahaya untuk mereka yang memiliki banyak varises dan gangguan pada jantungnya.

Fungsi dari jantung adalah memompa darah dan mengedarkan nya ke seluruh tubuh. Apabila aliran darah tertahan, tentu akan mengganggu kinerja jantung. Data hisap darah pada jantung lebih rendah dibanding daya doronganya sehingga aliran darah tidak bisa kembali ke jantung.

Terlebih mereka yang memiliki penyakit radang sendi atau rematik bisa berisiko mengalami pembengkakan di area lutut. Maka dari itu, agar terhindar dari risiko-risiko di atas, penelitian menyarankan setiap 1-2 jam sekali anda bangkit berdiri dan melakukan peregangan agar peredaran darah lancar. Gerakan peregangan nya pun cukup mudah dan simpel seperti berjinjit dan angkat kaki. (fmz/pz)

Comments
Loading...