advertisement

Ini Dia 4 Hal yang Menyebabkan Kulit Kulup Penis Tidak Bisa Tertarik Ke Belakang!

berikut ini 4 hal yang menyebabkan kulit kulup penis tidak bisa tertarik ke belakang

judi

FENOMAGZ – Fimosis merupakan sebuah kondisi yang umum terjadi pada bayi, balita, maupun anak laki-laki yang belum disunat. Hal Ini di karenakan kulit kulup akan tetap menempel pada kepala penis dalam beberapa tahun pertama bayi atau selama belum disunat. Kulit kulup penis pada anak yang mengalami fimosis biasanya mulai dapat ditarik ke belakang saat berusia 3 tahun. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan juga remaja dan pria dewasa juga bisa mengalami hal ini.

Baca juga: Ini Dia Makanan Yang Dapat Meningkatkan Kualitas Sperma!

Pada orang dewasa, ada sejumlah faktor risiko dan kemungkinan penyebab fimosis. Meski sudah disunat, laki-laki dewasa lebih mungkin mengalami fimosis jika memiliki infeksi saluran kencing yang sering kambuh; infeksi kulit kulup; tidak merawat kebersihan penis dengan baik; atau menarik kulit kulup terlalu keras atau secara paksa,misalnya ketika bermasturbasi. Berbagai hal ini bisa menyebabkan timbulnya jaringan parut di sekitar kepala penis sehingga kulit kulupnya tidak bisa mengerut ke belakang.

Beragam kondisi kulit lainnya juga dapat meningkatkan risiko kulit kulup tidak bisa tertarik kembali, seperti:

  • Eksim pada penis, ditandai dengan kulit penis yang kering, gatal, kemerahan, dan pecah-pecah.
  • Psoriasis, timbulnya bercak-bercak merah dan kerak kulit mati pada kulit.
  • Lichen planus di tandai dengan ruam dan gatal pada area tubuh, namun tidak menular.
  • Lichen sclerosus di tandai dengan penyakit kulit yang sering terjadi pada alat kelamin dan anus dan menyebabkan munculnya jaringan parut pada kulit kulup penis. (fmz/bb)
Comments
Loading...