advertisement

Ini Dia Cara Kerja Hammer of Thor (Suplemen Pembesar Penis)!

berikut ini cara kerja suplemen hammer of thor

judi

FENOMAGZ – Agar penis dapat ereksi, pembuluh darah yang menuju kearah penis harus terbuka dengan lebar sehingga aliran darah bisa menyebabkan penis masuk ke dalam dengan cepat dan tampa hambatan. Tekanan darah ini kemudian menyebabkan penis menjadi loyo memanjang dan menegang kaku. Jika arteri yang mengarah ke penis tidak membuka dengan benar, akan sulit atau bahkan tidak mungkin bagi seorang pria memiliki penis ereksi. Masalah ini adalah penyebab utama dari disfungsi ereksi (impotensi)

Baca juga: 4 Fakta Tentang Seks Yang Bisa Bikin Hamil

Hammer of Thor bekerja mirip dengan pil biru, dengan menekan PDE5, enzim khusus dalam penis yang bisa menghambat terjadinya ereksi, dan mengaktifkan nitrat oksida untuk memperlancar aliran darah ke penis sehingga Anda bisa mendapatkan dan mempertahankan ereksi cukup keras demi sesi bercinta yang lebih panas. Ini semua berkat kombinasi ramuan berbagai macam ekstrak tanaman herbal alami yang dikenal sebagai afrodisiak, termasuk ginseng Korea, Arginine, Tribulus, Muira Puama, Kudzu, Cistanche Tubulosa, hingga pasak bumi (Tongkat Ali).

Pasak bumi, misalnya, telah ditunjukkan dapat meningkatkan ketajaman performa seksual pria, termasuk mengatasi disfungsi ereksi, meningkatkan produksi sperma dan kualitasnya, hingga menggenjot tingkat testosteron tubuh. Sementara itu, ginseng diduga mampu meningkatkan libido dengan memungkinkan tubuh untuk beradaptasi dengan stres mental sehingga sedikit mendongkrak minat seks. Ginseng juga dapat meningkatkan produksi sperma laki-laki dan membantu mengobati ejakulasi dini.

Lebih lanjut, produk suplemen Hammer of Thor juga mengklaim mampu meningkatkan kadar libido, testosteron, dan dopamin kesemuanya dipercaya memiliki peran penting untuk mendukung kesehatan seksual pria. Untuk mengatur gairah seks (libido) dan produksi sperma, misalnya, pria membutuhkan jumlah testosteron yang cukup tinggi dalam tubuh mereka. Dengan bertambahnya usia pria, secara alami produksi testosteron akan merosot; menyebabkan ereksi yang tidak memadai dan kinerja seksual yang buruk.

Di sisi lain, dopamin juga berperan penting dalam kesehatan seksual pria berkat fungsinya sebagai “motivasi” atau “kesenangan,” yang juga terkait dengan minat seksual. Lebih spesifik lagi, ada kemungkinan bahwa dopamin bisa memicu ereksi penis dengan mempengaruhi bagian tertentu di hipotalamus, yang berfungsi melepaskan hormon dan mengelola stres serta perilaku. (fmz/bb)

Comments
Loading...