Ini Dia Perawatan yang Tepat Untuk Penis yang Bengkok!

perawatan ampuh dan tepat untuk Anda yang mengalami penis bengkok

FENOMAGZ – Penis bengkok bisa lurus kembali dengan melakukan beberapa perawatan yang sesuai dengan anjuran dokter. Namun, sebenarnya kondisi ini akan membaik seiring dengan berjalannya waktu, sehingga Anda tidak terlalu membutuhkan perawatan.

Baca juga: 5 Manfaat Tidak Terduga Yang Akan Anda Dapat Jika Mandi Bareng Pasangan

Biasanya dokter akan menyarankan Anda atau pasangan untuk menunggu dalam waktu 1 tahun hingga 2 tahun atau bahkan bisa lebih sebelum mereka mencoba untuk menyembuhkannya. Dan Dokter mungkin akan merekomendasikan hal ini jika:

  • Kelengkungan penis tidak akan parah dan tidak akan semakin memburuk keadaannya.
  • Masih dapat mengalami ereksi dan berhubungan seksual tanpa rasa sakit atau mungkin dengan sedikit rasa sakit.
  • Memiliki fungsi ereksi yang bagus.
  • Jika gejala yang Anda miliki menjadi parah atau bahkan memburuk seiring dengan berjalannya waktu, dokter akan mempertimbangkan pengobatan atau operasi untuk mengatasinya.

Langkah Pertama, dokter mungkin akan meresepkan beberapa obat minum seperti pentoxifylline dan juga kalium para-aminobenzoat (Potaba).

Jika obat tersebut tidak bekerja, Anda atau pasangan Anda mungkin akan mendapat beberapa suntikan verapamil atau kolagenase (Xiaflex) ke dalam jaringan parut penisnya. Jika ini tidak berhasil, dokter mungkin akan melakukan operasi.

Namun, operasi ini hanya akan dilakukan untuk pria yang tidak dapat melakukan hubungan seks karena penyakit Peyronie.

Operasi biasanya tidak dianjurkan sampai Anda memiliki kondisi ini kurang lebih satu tahun. Bisa juga karena Anda mengalami penis bengkok yang semakin parah atau tidak kunjung membaik dalam enam bulan selama perawatan.

Ini Dia beberapa prosedur operasi yang umumnya dilakukan, yaitu:

  • Menjahit salah satu sisi penis yang lebih panjang (sisi tanpa jaringan parut). Namun, prosedur ini membuat penis menjadi pendek, dan dalam beberapa kasus dapat menyebabkan terjadinya disfungsi ereksi.
  • Insisi atau eksisi dan transplantasi. Prosedur ini dapat digunakan untuk kasus penis bengkok yang lebih parah.
  • Implan penis. Implan yang disuntikkan untuk mengganti jaringan yang terisi darah ketika ereksi. Prosedur ini juga biasanya dilakukan untuk pria yang mengalami penyakit Peyrone serta juga disfungsi ereksi.

Jenis operasi yang akan dilakukan tergantung dengan keadaan penis anda. Dokter Anda akan mempertimbangkan lokasi jaringan parut, tingkat keparahan gejala, serta beberapa faktor lainnya. Jika Anda belum disunat, dokter mungkin akan merekomendasikan sunat selama melangsungkan operasi. (fmz/bb)

Comments
Loading...