advertisement

Kenapa Memakai Celana Bahan Nilon Dilarang Setelah Berhubungan seks? Ini Penjelasannya!

berikut ini penjelasan menurut salah seorang ahli ginekolog

judi

FENOMAGZ – Usai berhubungan sekual dengan pasangan Anda, Anda tidak dianjurkan untuk tidur dengan menggunakan celana dalam berbahan nilon. Celana dalam berbahan nilon dikenal akan menjebak uap air.

Baca juga: Kerap Kedinginan Saat Berhubungan Seksual? Atasi Dengan Cara Ini

Memakai celana dalam berbahan nilon juga akan membuat area intim tidak dapat bernapas dengan baik. Menurut salah seorang ginekolog yang bekerja di Kansas, Leslie Page, celana dalam yang terbuat dari bahan nilon akan membuat area tersebut menjadi lembap.

Uap air yang menyerap pada celana dalam bahan nilon membuat kelembaban tinggi. Wanita lebih rentan terhadap infeksi jamur.

“Setelah berhubungan seks, kulit area vagina cenderung lembab. Ini karena adanya keringat, cairan vagina, dan air mani yang keluar,” kata Page, sebagaimana dikutip Hivisasa.

Page merekomendasikan, wanita harus mempertimbangkan tidur tanpa busana setelah berhubungan seks dengan pasangannya.

Dengan melepas celana dalam akan memberikan ruang untuk bernapas dengan baik saat tidur. “Vagina butuh ‘bernapas’. Jadi, tidurlah telanjang setelah berhubungan seks,” Page menambahkan.

Para ginekolog lebih lanjut menyarankan, wanita menghindari menggunakan sabun untuk membersihkan vagina, usai berhubungan seks.

Penggunaan sabun dapat menyebabkan kekeringan pada vagina dan iritasi. “Vagina adalah organ yang mampu membersihkan diri sendiri. Untuk itu, perlu dirawat dengan sangat lembut,” lanjut Page.

Ketika tetap ingin mandi setelah berhubungan seks, cukup bilas vagina menggunakan air biasa tanpa sabun. (fmz/bb)

Comments
Loading...