advertisement

Kenapa Penis Bisa Patah? Ini Penjelasannya!

berikut ini penjelasan mengapa penis dapat patah

judi

FENOMAGZ – Ketika sedang dibakar dengan api asmara, dan membuat Anda dengan pasangan Anda menjadi lebih semangat saat berhubungan seksual. Semangat yang membara ketika berhubungan seksual memang mampu memaksimalkan tingkat kepuasan bagi pasangan Anda. Selain itu, keintiman yang di hasilkan juga bisa membuat Anda dan pasangan menjadi lebih dekat secara emosional. Namun, seks yang dibanjiri dengan gairah yang rawan bahaya dan cedera, terutama bagi para pria. Dampaknya pun bisa fatal, yaitu penis yang patah.

Baca juga: 3 Posisi Bercinta Yang Dapat Membuat Pria Tampil Perkasa Di Atas Kasur

Meskipun organ vital laki-laki ini tidak memiliki tulang, penis tetap bisa mengalami cedera fraktur (penile fracture). Cedera fraktur pada penis biasanya terjadi ketika penis mengalami ereksi. Penis memiliki tiga tabung silinder.

Dua di antaranya akan terisi dengan darah dan jadi mengeras ketika penis menerima rangsangan. Inilah yang disebut dengan ereksi penis. Dua tabung ini dikenal secara medis dengan sebutan Corpora Cavernosa dan keduanya dilapisi oleh jaringan yang bersifat elastis, mengikuti besar dan panjang penis saat ereksi. Istilah medis untuk jaringan ini adalah tunika albuginea atau selaput putih.

Penis dalam keadaan ereksi bisa patah dan retak saat mengalami benturan atau mendapat tekanan yang berlebihan. Hal ini terjadi karena trauma pada selaput tunika albuginea yang tidak bisa menahan tekanan atau benturan. Pada kebanyakan kasus di mana penis sampai patah atau retak ketika bercinta, Anda akan mendengar bunyi retakan atau letupan yang datang dari tunika albuginea yang sobek. Ereksi juga biasanya langsung hilang atau melunak. Kemudian, organ vital laki-laki akan membengkak dan muncul memar-memar biru kehitaman. Rasa sakit yang hebat juga pasti menyerang penis, sehingga Anda pasti langsung menyadari ketika penis Anda patah. (fmz/bb)

Comments
Loading...