Kenapa Tato Permanen Sulit Sekali Dihilangkan Dari Kulit

berikut ini penjelasan kenapa tato permanen sulit dihilangkan

Judi

judi

FENOMAGZ – Istilah tato berasal dari “tattau”, sebuah kata tahiti yang diartika sebagi “tanda”. Saat ini tato telah menjadi riasan tubuh yang populer untuk banyak orang. Sayangnya, ada beberapa orang yang menyesal setelah membuat tato permanen dan berniat untuk menghapusnya. Entah karena desainnya yang tidak sesuai, atau karena ada hal lain yang mengharuskan mereka menghilangkan tato, seperti tuntutan pekerjaan.

Baca juga: Posisi Seks Yang Cocok Untuk Wanita Gemuk

Tato permanen memang sulit dihilangkan karena pembuatan tato harus menyuntikkan tinta bewarna ke dalam lapisan kulit yang paling dalam, yang disebut sebagai dermis.

Saat tinta disuntikkan ke dalam lapisan kulit tersebut, sistem kekebalan tubuh Anda mengenali zat tinta tersebut sebagai penyusup asing sehingga sel darah putih mengirim pasukan untuk mencoba melawan dan menelan partikel tinta. Sel darah putih kemudian mengawal partikel tinta kehati, dimana tempat partikel tinta tersebut diproses dan disekresikan.

Sayangnya, partikel tinta jauh lebih besar dan lebih banyak dari sel darah putih. Ini yang membuat tato membutuhkan waktu cukup lama untuk memudar. Meski bisa memudar, tapi tato tidak akan bisa hilang sama sekali secara alami. Hal tersebutlah yang membuat tato jadi permanen dan sulit dihilangkan.

Selain itu, warna dan jenis tato yang digunakan serta warna kulit orang yang ditato juga jadi alasan kenapa tato sulit dihilangkan. Warna tato tertentu seperti hitam, hijau, dan biru gelap akan lebih mudah dihilangkan ketimbah merah, jingga, dan putih.

Sedangkan warna kulit, orang yang memiliki kulit berwarna gelap akan lebih sulit menghilangkan tato ketimbang orang dengan warna kulit terang. Tidak hanya itu, pada orang kulit gelap ada risiko bekas luka atau kehilangan pigmen kulit alami walaupun dilakukan dengan menggunakan teknik laser. (fmz/bb)

Comments
Loading...