Mengapa Kulit Kulup Penis Tidak Bisa Tertarik ke Belakang? Ini Penyebabnya!

ini dia yang menyebabkan kulit dari kulup penis tidak dapat tertarik kebelakang

FENOMAGZ – Fimosis merupakan sebuah kondisi yang umum terjadi pada bayi, balita, maupun anak laki-laki yang belum disunat. Ini karena kulit kulup akan menempel pada kepala penis dalam beberapa tahun pertama bayi atau selama penis dalam keadaan belum disunat. Kulit kulup penis anak yang mengalami fimosis biasanya mulai dapat ditarik ke belakang saat usia 3 tahun. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan remaja dan pria dewasa juga bisa mengalami hal ini.

Baca juga: Ini Dia Alasan Kenapa Ejakulasi Dini Menyerang Pria Muda!

Pada orang yang sudah dewasa, ada beberapa faktor risiko yang menyebabkan terjadinya fimosis. Meskipun sudah disunat, laki-laki dewasa lebih mungkin akan mengalami fimosis jika memiliki infeksi pada saluran kencingnya yang sering kambuh, infeksi kulit kulup, tidak merawat kebersihan penis dengan baik dan benar, atau menarik kulit kulup yang terlalu keras atau secara paksa,misalnya saat sedang bermasturbasi. Berbagai hal ini bisa menyebabkan timbulnya jaringan parut di sekitar kepala penis sehingga kulit kulupnya tidak bisa mengerut ke belakang.

Beragam kondisi kulit lainnya ternyata juga dapat meningkatkan risiko kulit kulup tidak bisa tertarik kembali, seperti:

  • Eksim yang terjadi pada penis, dan ditandai dengan kulit penis yang menjadi kering, gatal, kemerahan, dan juga pecah-pecah.
  • Psoriasis, sebuah gejala timbulnya bercak-bercak merah dan kerak kulit mati pada kulit penis.
  • Lichen planus timbulnya ruam dan juga disertai rasa gatal pada area tubuh, namun tidak menular.
  • Lichen sclerosus timbulnya penyakit kulit yang sering terjadi pada alat kelamin dan juga anus lalu dapat menyebabkan munculnya jaringan parut pada kulit kulup penis. (fmz/bb)
Comments
Loading...